TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Borneo FC Samarinda terus mematangkan persiapan menjelang laga pekan ke-16 Super League melawan PSM Makassar.
Pertandingan sarat gengsi ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Sabtu 3 Januari 2026.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menyatakan bahwa anak asuhnya memiliki waktu sekitar tiga hari untuk memulihkan kondisi sekaligus menyusun strategi.
Meski mengakui PSM sebagai tim kuat, juru taktik asal Brasil tersebut optimistis mengamankan poin penuh di kandang.
Baca juga: Prediksi Skor Borneo FC vs PSM Makassar di Super League Lengkap H2H dan Susunan Pemain
"Kami memiliki waktu persiapan sekitar dua hingga tiga hari untuk melawan tim bagus dari Makassar. Kami percaya diri bisa mengalahkan mereka," ujar Fabio saat ditemui di Stadion Segiri, Jumat (2/1/2026).
Senada dengan sang pelatih, bek muda Borneo FC, Komang Teguh Trisnanda, menegaskan kesiapannya.
Ia memastikan, seluruh penggawa Pesut Etam akan tampil habis-habisan demi menjaga marwah Stadion Segiri.
"Kami para pemain sudah siap dan berkomitmen untuk bekerja keras di lapangan," tegas Komang.
Laga perdana di awal tahun 2026 ini sedikit berbeda bagi Borneo FC Samarinda.
Tim harus tampil tanpa bek sayap andalannya, Fajar Fathur Rahman, yang dikabarkan meninggalkan klub.
Kehilangan Fajar menjadi tantangan tersendiri bagi Fabio Lefundes untuk mencari pengganti yang sepadan.
Baca juga: Borneo FC vs PSM Makassar, Pesut Etam Kehilangan 3 Pemain Penting
"Inilah sepak bola, ada pemain yang datang dan pergi. Kami sudah mengetahui rencana kepindahannya sejak lama. Kini saatnya pemain lain membuktikan kualitas mereka untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Fajar," ungkap Fabio.
Fabio menekankan bahwa perubahan komposisi pemain adalah hal lumrah yang menuntut pelatih untuk cepat mencari solusi.
Ia mencontohkan situasi serupa saat kehilangan Leo Guntara dan Stefano Lilipaly sebelumnya.
Menghadapi PSM Makassar, Fabio Lefundes menyoroti dua faktor kunci, yakni sebagai berikut:
"Lawan paling sulit sebenarnya adalah diri kita sendiri. Kami memiliki jadwal satu laga kandang dan dua laga tandang ke depan. Saat bermain di Stadion Segiri, kami harus memaksakan diri untuk meraih poin penuh," tuturnya.
Ia juga berharap tribun Stadion Segiri dipenuhi oleh suporter untuk memberikan energi tambahan bagi tim.
"Ini tanggung jawab besar bagi pemain dan staf pelatih. Kami sangat membutuhkan dukungan suporter di stadion," pungkasnya. (*)