TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang menyebut program wisata edukasi bagi sekolah dan masyarakat tetap berlanjut tahun 2026 ini.
Program ini terbuka untuk TK, SD, SMP, hingga tingkat kecamatan, serta masyarakat umum.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Sih Rianung menjelaskan, kunjungan bisa diajukan melalui sistem izin online.
"Prosedurnya ajukan izin ya. Kita ini antrenya banyak ini, ada online. Kemudian, sehari ada tiga sekolah di sini sampai pukul 9.30 (WIB)," jelas Rianung, Jumat (2/1/2026).
Rianung menyebutkan, selama 2025 tercapai sebanyak 292 kunjungan. Jumlah personil yang tersedia untuk mendampingi kegiatan ini mencapai hampir 21.000 orang.
Selain kunjungan edukasi, jelasnya, Damkar juga dapat hadir pada acara seremonial di sekolah atau instansi jika diajukan melalui izin resmi.
"Kalau ada acara seremonial itu undang Damkar bagaimana? Saya sampaikan, kita siap melayani namun dimana tidak ada kejadian atau kosong, kita siap. Walaupun seremonial, itu pada senang sekarang. Apalagi kalau mau rawuh ke sini ya 'wah' itu," ucapnya.
Sekretaris Damkar Kota Semarang, Ade Bhakti menambahkan, sekolah yang ingin berkunjung bisa mendaftar melalui link yang tersedia di akun Instagram resmi Damkar.
"Nanti tinggal memilih hari dan lain sebagainya. Tapi nanti tetap kami bantu secara manual karena biasanya kami memaksimalkan kapasitas," katanya.
Menurut Ade, pada satu hari, pihak Damkar bisa melayani hingga 200 anak.
"Nah, tapi kemudian ada sekolah yang hanya membawa 60, 80, bahkan hanya bawa 30 (siswa). Nah itu nanti komunikasi, kami gabung karena kalau maunya sendiri pasti kasihan yang lain," ujarnya.
Ade menyebut, jadwal kunjungan saat cukup padat, bahkan sudah penuh hingga Februari 2026.
"Bahkan ini bulan Februari sudah penuh hingga sebelum puasa, dan kami baru membuka kembali setelah puasa," imbuhnya. (idy)