4 Rumah dan 5 Motor Ikut Terbakar saat Pipa Gas Nasional di Batu Ampar Terbakar, Jalintim Ditutup
January 03, 2026 10:11 AM

TRIBUNJAMBI.COM - Setidaknya 4 rumah dan 5 sepeda motor turut terbakar pada insiden terbakarnya pipa gas nasional milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), pada Jumat (2/1/2026) sore. 

PT TGI merupakan anak usaha Perusahaan Gas Negara (PGN).

Pipa gas ini merupakan jalur distribusi gas nasional dari Sumatera Selatan (Sumsel) menuju Dumai, Provinsi Riau.

Selain rumah dan sepeda motor, 2 orang kabarnya dilarikan ke rumah sakit akibat insiden kebakaran pipa ini.

Kepala BPBD Inhil, R Arliansyah, melalui Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Inhil, Ari Syuria, menjelaskan bahwa proses pemadaman sempat mengalami kendala karena besarnya kobaran api.

“Saat awal kejadian, api sangat besar sehingga petugas kesulitan mendekati titik kebakaran. 

Pemadaman hanya bisa dilakukan dari jarak sekitar tiga kilometer,” ujar Ari Syuria saat dikonfirmasi Tribun Pekanbaru, Jum'at (2/1/2026) malam. 

Menurutnya, setelah dilakukan koordinasi intensif dengan pihak PGN melalui subkontraktornya untuk memutus aliran distribusi gas, kobaran api mulai mengecil.

“Begitu aliran gas berhasil diputus, api berangsur mengecil dan petugas bisa mendekat untuk melakukan pemadaman secara maksimal,” jelasnya.

Baca juga: Pengendara Jambi di Jalan Lintas Timur Waspada, Pipa Gas Nasional Batu Ampar Terbakar 

Baca juga: Pilu 3 Orang Tewas di Kontrakan, Ada Mulut Berbusa dan Botol Misterius

4 rumah terbakar

4 rumah di sekitar lokasi pipa turut terbakar.

Selain itu, lima unit sepeda motor juga hangus dilalap api. 

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dua orang dilaporkan mengalami luka bakar dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Hingga Jumat malam, kondisi di lokasi kejadian dilaporkan sudah aman dan terkendali.

Penyebab kebakaran

Terkait penyebab kebakaran, BPBD menyatakan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Ari menyebutkan bahwa di sekitar jalur pipa gas tersebut memang terdapat permukiman warga, warung, serta lokasi yang berdekatan dengan aktivitas perusahaan tambang.

BPBD mengimbau warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian agar untuk sementara waktu tidak mendekat ke area pipa gas.

“Kami minta masyarakat tetap tenang namun waspada, serta menjauh dari lokasi kebakaran. Pengguna Jalan Lintas Timur juga diimbau berhati-hati saat melintas di sekitar area tersebut,” tegas Ari.

Baca juga: Dampak Efesiensi, Sejumlah OPD di Kabupaten Tebo Dilebur

Jalan lintas timur ditutup sementara

Lokasi pipa yang terbakar di Batu Ammpar berdekatan dnegan Jalan Lintas Timur (Jalintim), sehingga polisi melakukan upaya penutupan jalan sementara.

Polisi juga menetapkan radius aman antara 500 meter hingga 1 kilometer dari lokasi pipa gas yang terbakar. Masyarakat dilarang mendekat ke area kejadian.

Akibat penutupan tersebut, arus lalu lintas di sekitar Desa Batu Ampar mengalami kemacetan cukup panjang.

Aparat kepolisian bersama instansi terkait melakukan pengamanan lokasi serta pengaturan lalu lintas di sekitar area terdampak. (*)

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.