Misteri Pembunuhan Anak Politisi PKS Mulai Terungkap, Pelaku Ditangkap Jumat Sore
Tribun January 03, 2026 10:14 AM

Polisi berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan bocah Sekolah Dasar (SD) di Cilegon, Banten inisial MAHM (9).

MAHM yang adalah putra Dewan Pakar PKS Kota Cilegon Maman Suherman.

Korban sebelumnya ditemukan tewas bersimbah darah dengan 22 luka tusuk di rumahnya di Bukit Baja Sejahtera (BBS) III, Ciwaduk, Kota Cilegon, Provinsi Banten, Selasa (16/12/2025) lalu.

Penangkapan terduga pelaku ini membutuhkan waktu cukup panjang, sekitar 18 hari setelah kejadian.

Meski sudah berhasil diamankan, polisi belum membeberkan identitas pelaku dan kronologi penangkapannya.

Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap terduga pelaku..

“Mohon waktu,” ujar Kasi Humas Polres Cilegon, AKP Sigit Dermawan, Jumat (2/1/2026) dikutip dari Tribunnews.com.

Sigit hanya menyebut bahwa terduga pelaku ditangkap petugas pada Jumat sore.

"Sudah ditangkap Jumat sore sebelum Maghrib,” tambahnya.

Sementara itu Dirreskrimum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan juga membenarkan pelaku pembunuhan terhadap bocah kelas 4 sekolah dasar itu telah berhasil diamankan.

 “Alhamdulillah, pelaku sudah ditangkap,” kata Dian melalui pesan WhatsApp.

Namun, Dian belum bersedia membeberkan identitas pelaku, kronologi penangkapan, maupun motif pembunuhan. 

Ia mengatakan, seluruh informasi tersebut akan disampaikan secara resmi dalam rilis kasus dalam waktu dekat.

“Nanti akan disampaikan saat ekspos resmi,” pungkasnya.

Sementara itu berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan, terduga pelaku diamankan di wilayah Ciwedus, Kecamatan Cilegon.

Pelaku juga dikabarkan merupakan salah satu karyawan dari perusahaan ternama yang beroperasi di wilayah Kota Cilegon.

Sampai hari ini, Jumat (26/12/2025), kasus pembunuhan itu masih menyisakan misteri soal identitas pelaku dan apa motif pelaku.

Awalnya diduga bocah berprestasi di sekolahnya itu adalah korban perampokan namun belakangan polisi mengatakan tidak ada barang yang hilang dari rumah mewah itu.

Kronologi kasus pembunuhan

Awal mula terungkapnya kasus pembunuhan ini saat Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 14.20 WIB, ayah korban yakni Maman Suherman menerima telepon dari anak keduanya bernama D.

Dia terdengar panik dan meminta pertolongan.

Mendapat kabar tersebut, Maman yang saat itu berada di tempat kerjanya langsung pulang ke rumah.

Tiba di rumah dan membuka pintu, Haji Maman demikian dia disapa, mendapati anaknya dalam kondisi tengkurap dengan luka serius dan pendarahan hebat.

"Saat kejadian hanya 2 orang (di rumah itu) yakni korban adiknya dan kakaknya," kata Kapolres Cilegon, AKBP Marua Raja Silitonga.

Ibu dan ayahnya saat itu berada di luar rumah karena sama-sama bekerja.

Korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Korban sempat dilarikan ke RS Bethsaida Kota Cilegon menggunakan kendaraan pribadi.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui mengalami 14 luka tusukan senjata tajam di sejumlah bagian tubuhnya.

Sekitar pukul 15.00 WIB, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian.

Tak berselang lama, tepatnya pukul 15.20 WIB, personel Satuan Reserse Kriminal Polres Cilegon bersama anggota Polsek Cilegon langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan awal dari saksi-saksi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.