SRIPOKU.COM – Sriwijaya FC sepertinya bakal mengubur mimpi mendatangkan pemain asing asal Ghana, Michael Enu pada bursa transfer window putaran kedua Pegadaian Championship 2025/26 nanti.
Dr Ratna Mustika selaku agennya Michael Enu mengatakan KITAS (visa kerjanya) calon pemain asing Sriwijaya FC ini deadline (paling lambat) tanggal 3 Januari 2026 pukul 23.59 WIB harus masuk ke Indonesia.
"Sebagai agen, kita sudah berkali-kali mengingatkan kepada manajemen Sriwijaya FC tentang hal ini," ungkap Dr Tika kepada Sripoku.com, Jumat (2/12/2025) malam.
Dr Tika mengaku sudah mencoba menghubungi manajemen Sriwijaya FC guna mengingatkan KITAS masuknya pemain asing asal negara Ghana ke Indonesia paling lambat tanggal 3 Januari 2026 pukul 23.59 WIB.
"Kalau tidak masuk pada tanggal itu, KITAS-nya Michael Enu hangus, dan harus apply lagi dan persoalannya akan semakin rumit," kata dr Tika.
Dr Tika menyayangkan, hingga detik-detk menjelang batas waktu tersebut, pihak manajemen Sriwijaya FC belum memberikan jawaban terkait kepastian untuk mendatangkan Michael Enu.
"Kita sudah coba menghubungi. Tetapi tidak ada jawaban dari manajemen Sriwijaya FC. Kan sebaiknya komunikasi harus yang baik," kata dr Tika.
Dr Ratna Mustika mengatakan Michael Enu, stoper asal negara Ghana ini siap membela Elang Andalas di putaran kedua musim kompetisi Pegadaian Championship 2025/26, apabila tim Sriwijaya FC ini telah siap mendatangkannya.
"Michael Enu saya pikir cocok bermain di Liga 2 Indonesia, karena menurut track recordnya Enu selalu bermain di Liga 1 Ghana. Dan Enu sudah pernah dipanggil sebagai Timnas Ghana senior," kata dr Tika.
Kehadiran Michael Enu yang bisa di posisi centre back dan gelandang bertahan diharapkan mampu mengangkat tim Sriwijaya FC agar selamat dari degradasi kompetisi Pegadaian Championship 2025/26.
"Harapan meskipun kecil, kan masih tetap ada untuk tetap bertahan di Liga 2 musim depan," pungkasnya.
Sekadar informasi, Sriwijaya FC baru bisa menampilkan pemain asing ini pasca dibukanya transfer window pada 10 Januari - 6 Februari 2026.
Sementara jelang bursa transfer ini, tim Sriwijaya FC masih harus menjalani 2 laga lagi. Yakni laga ke-13 menghadapi PSMS Medan, 27 Desember 2025. dan laga ke-14 menjamu PSPS Pekanbaru pada 4 Januari 2026.
Elang Andalas kemungkinan baru bisa memainkan pemain anyarnya pasca dibukanya transfer window, artinya pada saat laga ke-14 menghadapi Persekat Tegal, 10 Januari 2026.
Direktur Olahraga PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri) Anggoro Prajesta, maupun Juru Bicara PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Muhammad Moeslim ketika coba dikonfirmasi, masih belum memberikan keterangan terkait kepastian kedatangan calon pemain asing Sriwijaya FC Michael Enu.
Sebelumnya Asdir PR dan MO Sriwijaya FC Molem sempat mengatakan bahwa manajemen mewajibkan Enu datang lebih cepat agar segera beradaptasi dengan tim.
“Kemungkinan besar Michael Enu diwajibkan datang untuk ikut TC Sriwijaya FC biar cepat klop dengan pemain lain dan adaptasi dengan suasana Indonesia,” ujarnya.
Moeslim menjelaskan, bahwa Enu sebenarnya sudah menjadi bagian dari skuad Sriwijaya FC sejak putaran pertama.
Namun, sang pemain gagal didaftarkan karena keterlambatan proses KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) yang baru selesai menjelang penutupan pendaftaran PT LIB.
“Waktunya mepet sehingga tidak bisa didaftarkan. Makanya Enu baru bisa masuk putaran kedua,” jelasnya.
Di sisi lain, Enu mengaku sangat berharap segera berseragam Laskar Wong Kito. Ia menegaskan ingin membuktikan kualitasnya langsung di lapangan.
“Hope so, akan memperkuat Sriwijaya FC nanti. Kita akan segera bertemu untuk berjuang bersama,” ungkapnya.
Baca juga: Kapten Sriwijaya FC Digoyang Isu Transfer ke PSPS Pekanbaru, Ganjar Mukti: Saya Baru Tahu!
Meski demikian, proses administrasi yang belum tuntas membuatnya harus bersabar menanti keberangkatan ke Palembang. “Time will tell, waktu yang akan menjawab,” katanya singkat.
Enu juga memberikan doa agar Sriwijaya FC bisa segera bangkit di kompetisi.
“Saya harap Sriwijaya FC cepat bangkit agar dapat kembali berjaya,” pungkasnya.