Tribunjogja.com - Pergantian tahun membuka babak baru di meja transfer Eropa. pemain dengan sisa kontrak enam bulan kini berhak menandatangani pra-kontrak untuk musim 2026-27.
Di lapangan administrasi ini, setiap keputusan mirip pergantian taktik bisa mengubah ritme klub, atau malah melemahkan struktur yang sudah dibangun.
Barcelona menghadapi dilema dua sisi.
Robert Lewandowski, striker berpengalaman, kini sering tersisih dari starting XI setelah munculnya Raphinha dan Lamine Yamal yang memberi dinamika baru pada serangan.
Dalam bahasa lapangan, Lewandowski kini lebih sering menjadi opsi rotasi ketimbang mesin gol utama.
Andreas Christensen, yang berjuang melawan cedera, juga memasuki fase akhir kontrak.
Kondisi finansial klub membuat perpanjangan menjadi opsi berat, hasilnya bisa berupa penjualan pada Juni atau kepergian bebas biaya yang memaksa Barca merombak kembali skema pertahanan.
Liverpool
Di Anfield, Liverpool pernah merasakan dampak kehilangan pemain kunci secara gratis.
Musim lalu Trent Alexander-Arnold pergi tanpa biaya, dan kini Andrew Robertson serta Ibrahima Konate berada di persimpangan.
Robertson tetap simbol stabilitas di sisi kiri, sedangkan Konate adalah pilar di jantung pertahanan.
Jika dewan tidak segera bertindak, Anfield berisiko kehilangan dua starter reguler yang perannya sulit digantikan tanpa investasi signifikan.
Juventus
Juventus memiliki kasus berbeda: Dusan Vlahovic, yang pernah menjadi target besar, kini menurun produktivitasnya.
Angka gol yang menurun membuat situasi kontrak menjadi peluang bagi klub lain.
Juventus menghadapi dilema investasi masa lalu €84 juta yang dikeluarkan dan kemungkinan harus menerima keputusan pemain untuk mencari tantangan baru tanpa biaya transfer.
Man City
Di Manchester City, Bernardo Silva dan John Stones adalah dua nama yang mengisi ruang strategis Pep Guardiola.
Bernardo sebagai kapten kreatif dan Stones sebagai jangkar pertahanan memberi keseimbangan taktis.
Namun tren perpisahan era tertentu membuka kemungkinan keduanya mempertimbangkan opsi lain pada Juni.
Kepergian mereka akan memaksa City menata ulang skema permainan dan kepemimpinan di ruang ganti.
Munchen
Bayern Munich juga menimbang regenerasi.
Dayot Upamecano, Serge Gnabry, Leon Goretzka, dan Raphael Guerreiro masuk daftar yang berpotensi hengkang.
Upamecano dikaitkan dengan minat ke Premier League; Gnabry kehilangan peran starter; Goretzka dan Guerreiro memasuki fase usia yang membuat Bayern mempertimbangkan opsi peremajaan skuad.
Secara taktis, skenario pra-kontrak ini ibarat jendela kecil untuk merombak starting XI tanpa harus menunggu akhir musim.
Namun bagi klub, risiko kehilangan aset tanpa kompensasi finansial menuntut strategi, perpanjangan dini, penjualan terencana, atau menerima kehilangan dan merencanakan pengganti.
Bagi pemain, ini adalah momen negosiasi untuk mencari menit bermain, peran taktis, dan stabilitas karier. (iwe)