Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Tetua adat Suku Bajo menggelar ritual adat di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (3/1/2026).
Salah satu tetua adat meletakkan sirih pinang dan sebatang rokok di perairan Pulau Padar dengan harapan 3 warga negara Spanyol korban tenggelamnya Kapal Putri Sakinah bisa ditemukan secepatnya.
Ritual ini pun disaksikan pejabat daerah setempat dan Tim SAR Gabungan yang sedangkan melakukan pencarian.
Hingga hari ke-delapan Sabtu (3/1/2026), sekitar pukul 07.00, Tim SAR Gabungan telah melaksanakan pencarian terhadap 3 WNA Spanyol yang menjadi korban KM Putri Sakinah tenggelam pada Jumat (26/12/2025) lalu.
"Tim SAR Gabungan hari ini masih terus berfokus melaksanakan penyisiran di pulau-pulau terdekat dari Pulau Padar, pelaksanaan penyelaman, dan penurunan disnav dan hidronav (peralatan sonar Ditpolair Polda NTT) serta pengerahan drone thermal untuk mencari keberadaan 3 WNA Spanyol. Hingga pukul 11.30 wita Tim SAR Gabungan masih melaksanakan pencarian," terang Fathur Rahman Kepala Kantor SAR Maumere selaku SMC (SAR Mission Coordinator)
Sebanyak 58 personel SAR Gabungan dikerahkan dengan 11 kapal dari Basarnas, TNI/Polri, KSOP Labuan Bajo dan Searider Gakum Kementerian Kehutanan, speedboat wisata anggota Grahawisri Labuan Bajo.
Baca juga: Waspada Cuaca Buruk, KSOP Tutup Pelayaran Kapal Wisata di Labuan Bajo
Adapun luas penyisiran Tim SAR Gabungan yakni penyisiran di atas permukaan laut dengan menggunakan KN Puntadewa 250 dengan luas area pencarian 15,4 NM.
Penyisiran di atas permukaan laut menggunakan sea raider KSOP Labuan Bajo dengan luas area pencarian 12,6 NM. Penyisiran di atas permukaan laut dengan menggunakan sea raider Lanal Labuan Bajo dengan luas area pencarian 11 NM.
Penyisiran di atas permukaan laut dengan menggunakan RIP 500 PK POS SAR Labuan Bajo dengan luas area pencarian 7,5 NM, penyisiran di atas permukaan laut dengan menggunakan HIDRONAV dengan luas area pencarian 4,50 NM.
Penyisiran di atas permukaan laut dengan menggunakan sea raider Polairud Labuan Bajo dengan luas area pencarian 5,55 NM dan penyisiran diatas permukaan laut dengan menggunakan DISNAV dengan luas area pencarian 6,0 NM. (awk)