Sriwijaya FC di Ujung Tanduk, Putra Daerah Dipanggil Selamatkan Elang Andalas
January 03, 2026 04:27 PM

SRIPOKU.COM – Sriwijaya FC, klub kebanggaan Sumatera Selatan yang pernah berjaya di pentas sepak bola nasional, kini berada di persimpangan jalan. Manajemen melalui Direktur Kompetisi PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Berman Limbong, menggugah hati putra daerah untuk turun tangan menyelamatkan “Elang Andalas” agar tetap bertahan di kompetisi Pegadaian Championship 2025/26.

“Sebagai putra daerah yang mencintai SFC mari sama-sama membangun kembali Sriwijaya FC untuk mencapai tingkat kejayaannya. Manajemen Sriwijaya FC saat ini sangat terbuka untuk melibatkan putra/putri terbaik dari Sumatera Selatan ini,” ujar Berman Limbong.

Utang Bukan Penghalang
Berman menegaskan, isu utang yang membelit Sriwijaya FC tidak sebesar yang dibayangkan. “PKPU kemarin hanya sekitar Rp 3 miliar, itu untuk katering dan hotel. Sisanya utang kepada pihak ketiga yg mana dananya dipakai untuk mempertahankan klub,” jelasnya.

Menurutnya, angka tersebut masih layak dikonversi jika ada pihak yang serius melakukan take-over. “Kalau ada yang datang dengan Rp 15 miliar, semua bisa dibagi pro rata. Semua pihak yang pernah berjuang akan tetap dihargai,” tambahnya.

Risiko Walk Out
Namun, Berman mengingatkan konsekuensi besar jika Sriwijaya FC memilih WO (walk out) dari kompetisi. “WO bukan solusi. Ada denda, uang dari PT LIB harus dikembalikan, fasilitas dipulangin. Sementara besok kita harus main, dan biaya bertanding itu tidak kecil,” tegasnya.

STARTER LAWAN PSMS - Starting XI Sriwijaya FC kontra PSMS Medan pada laga ke-13 Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sabtu (27/12/2025) sore.
STARTER LAWAN PSMS - Starting XI Sriwijaya FC kontra PSMS Medan pada laga ke-13 Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sabtu (27/12/2025) sore. (MO Sriwijaya FC)

Baca juga: Kebersamaan Sumsel United di Syukuran Ichsan Kurniawan, Modal Penting Hadapi Persekat Tegal

Elang Andalas Butuh Sayap Baru
Sriwijaya FC pernah menjadi simbol kejayaan Sumsel dengan deretan trofi dan prestasi membanggakan. Kini, klub yang dulu disegani itu tengah menanti uluran tangan putra daerah. Ajakan ini bukan sekadar retorika, melainkan panggilan darurat agar Sriwijaya FC tidak tenggelam di Liga 2.

Sriwijaya FC sedang menunggu pahlawan baru. Apakah putra daerah akan kembali mengibarkan sayap Elang Andalas di langit kejayaan sepak bola Indonesia?

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.