SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Bernardo Tavares, pelatih baru Persebaya Surabaya, sudah tiba di Surabaya, Minggu (4/1/2026) malam.
Bernardo Tavares datang bersama dengan satu asisten pelatih, Renato Duarte.
Bernardo Tavares akan menjalani debut saat Persebaya Surabaya menjamu Malut United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (10/1/2026) mendatang.
Mantan pelatih PSM Makassar itu menyebut laga debutnya bersama Persebaya Surabaya tidak akan mudah.
"Kami akan bermain lawan Malut. Malut adalah tim yang baru kalah dua kali."
"Tidak ada tim yang kalah lebih sedikit dari mereka," kata Bernardo Tavares.
Ya, Malut United yang saat ini ada di peringkat tiga klasemen sementara dengan poin 34 menjadi tim dengan jumlah kekalahan paling sedikit hingga pekan ke-16.
Bahkan, mengalahkan catatan jumlah kekalahan pemuncak klasemen sementara, Borneo FC yang sudah menelan tiga kekalahan.
Begitu juga dengan Persija Jakarta di peringkat dua, dan Persib Bandung di posisi keempat. Keduanya sama-sama sudah menelan tiga kekalahan.
Baca juga: Bernardo Tavares Dikabarkan Boyong 2 Pemain Asing Baru dari Brasil untuk Persebaya Surabaya
"Mereka (Malut) baru kalah dua kali. Dan berapa banyak pertandingan yang mereka menangkan secara beruntun," kata Bernardo Tavares.
"Jadi, tim yang akan kami hadapi 10 Januari nanti sangat tangguh," tambah pelatih berusia 45 tahun itu.
Meski sulit, Bernardo Tavares cukup percaya dengan kemampuan timnya.
Meski baru tiba di Surabaya, analisa kekuatan tim dan program peningkatan performa sudah disusun Bernardo Tavares sejak ia secara resmi ditunjuk menjadi pelatih kepala Persebaya Desember 2025 lalu.
"Pekerjaan saya sudah dimulai sejak Desember. Bukan ketika mereka menang atau ketika mereka seri," kata Bernardo Tavares.
Sejak resmi dikenalkan, terdapat dua pertandingan Persebaya yang tidak dipimpin langsung Bernardo Tavares.
Ketika Persebaya menang 4-0 dari Persijap (28/12/2025), kemudian saat menang 0-1 dari tuan rumah Madura United (3/1/2026).
"Ketika kami membuat kesepakatan, saya sudah bekerja untuk Persebaya."
"Mencoba melihat apa karakteristik pemain yang kami miliki di sini. Ini penting bagi saya," ucapnya.
"Karena bagi saya, pekerjaan bukanlah ketika saya tiba di sini. Saya sudah bekerja keras sebelumnya," tambah Tavares.
Selain kesiapan secara taktikal, ia berharap Stadion GBT dipenuhi Bonek saat menjamu Malut United.
Bernardo Tavares pernah merasakan langsung "teror" Bonek di GBT ketika ia datang bersama PSM Makassar.
"Jadi, kami membutuhkan para pendukung (Bonek). Ayo, tunjukkan kepada saya suasana fantastis yang anda ciptakan ketika saya bermain di sini," pungkas Bernardo Tavares.