Viral Wamendagri dan Praja IPDN Temukan Pria Paruh Baya Terkapar Penuh Lumpur Banjir di Aceh Tamiang
January 07, 2026 11:42 AM

- Sebuah unggahan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya di media sosial Instagram menjadi viral setelah mengungkap penemuan seorang pria paruh baya yang tergeletak di lumpur di Kabupaten Aceh Tamiang.

Pria tersebut akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat dan telah mendapatkan perawatan medis.

Dalam keterangannya, Bima Arya menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Minggu (4/1/2026) pagi hari saat Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mulai mempersiapkan lokasi kerja di halaman belakang Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Aceh Tamiang.

Saat itulah Praja menemukan seorang warga yang tergeletak di area berlumpur.

Tubuhnya berlumuran lumpur yang sudah mengering.

Posisi korban meringkuk dengan satu kaki dibagian kanan terendam lumpur yang juga sudah mengering.

Untungnya, saat ditemukan, korban menunjukkan tanda-tanda masih bernyawa.

Bima Arya dan Praja IPDN pun langsung melakukan evakuasi dengan memberikan air minun kepada korban dan langsung mengangkatnya dari lumpur.

Pria paruh baya tersebut kemudian segera dibawa ke RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang guna mendapatkan perawatan intensif.

“Alhamdulillah saat ini kondisinya sudah stabil,” tulis Bima Arya dalam unggahannya, @bimaaryasugiarto, Minggu.

Berdasarkan informasi yang diterima, korban diketahui sempat beraktivitas di sekitar lokasi pada malam sebelumnya.

Krban diduga mengalami kelelahan akibat penyakit bawaan hingga akhirnya terjatuh dan tergeletak di lumpur.

Untungnya korban segera ditemukan Praja IPDN sekitar pukul 09.00 WIB pagi.

Lebih lanjut, Bima Arya menyampaikan bahwa pria tersebut telah diperbolehkan pulang dan kini berada di rumah dalam kondisi baik.

Korban juga teridentifikasi sebagai warga Kampung Dalam yang sempat dicari oleh pihak keluarga selama tiga hari terakhir.

Unggahan tersebut mendapat perhatian luas warganet dan menuai apresiasi atas respons cepat Praja IPDN sehingga korban berhasil diselamatkan.

Dalam unggahan lain, Bima Arya menjelaskan dirinya dan Praja IPDN tiba di Aceh Tamiang karena ditugaskan untuk membantu proses percepatan aktivasi pemerintahan dan pelayanan publik pascabencana banjir dan tanah longsor di Aceh.

Kegiatan ini sebagai tindaklanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Adapun Bima Arya datang ke lokasi bersama 413 Praja IPDN.

"413 Praja IPDN kloter pertama dari 1.138 personel sudah tiba di Aceh Tamiang. Arahan Pak Mendagri @titokarnavian Praja akan bantu proses percepatan aktivasi pemerintahan dan pelayanan publik pascabencana," tulis Bima Arya di Instagramnya, Sabtu (3/1/2026).

Pernyataan Bima Arya

"Pagi ini, Praja IPDN mulai persiapkan lokasi kerja. Di halaman belakang Kantor Kesbangpol Kabupaten Aceh Tamiang, Praja menemukan warga yang tergelatak di lumpur.

Praja langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan tim medis IPDN untuk evakuasi korban.

Korban langsung dibawa ke RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang untuk mendapatkan perawatan intensif. Alhamdulillah saat ini kondisinya sudah stabil.

Berdasarkan informasi, korban teridentifikasi warga Kampung Dalam yang sempat dicari pihak keluarga tiga hari terakhir.

Keterangan dari pihak RS dan keluarga, ybs kemarin malam beraktivitas di sekitar lokasi dan kelelahan karena penyakit bawaan.

Alhamdulillah ditemukan oleh Praja jam 9 pagi. Saat ini sudah kembali ke rumah dalam kondisi baik," demikian tulis Bima Arya dalam unggahannya.

Program: Local Experience
Editor: Akmal Khoirul Habib

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.