TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Berkaca dari tahun baru 2025, Kebun Raya Bali kembali menghadirkan Bazar Akhir Tahun pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 ini.
Kegiatan rutin tahunan tersebut menjadi magnet dan daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Kebun Raya Bali menawarkan banyak kegiatan menarik dalam event ini mulai dari Bazar UMKM, penampilan kesenian Tari Sekar Jagat dan Joget Bumbung, kegiatan olahraga poundfit dan zumba, creative workshop merangkai hand bouequet dan beberapa penampilan dari band akustik.
Kegiatan ini berlangsung sejak Rabu (31/12/2025) hingga Minggu (4/1/2026) mulai pukul 08.00 sampai 17.00 WITA.
Baca juga: SATPOL PP Perketat Pengawasan di Nusa Penida, Dapat Tambahan Anggaran Rp1 Miliar
Baca juga: DINSOS Buleleng Fasilitasi Persalinan Perempuan dengan Riwayat Gangguan Jiwa
“Tujuan dibuat bazar ini adalah selain memberikan wadah, untuk UMKM sekitar Kebun Raya Bali juga untuk memberikan hiburan yang menarik dan atraktif, dengan tujuan utama untuk peningkatan jumlah pengunjung Kebun Raya Bali,” kata Branch Manager Kebun Raya Bali, I Dewa Putu Pasnadi Putra, Senin 5 Januari 2026.
Menurutnya, Bazar Akhir Tahun ini sangat berpengaruh pada peningkatan pengunjung di Kebun Raya Bali.
Hal ini terbukti dengan tingginya peningkatkan jumlah wisatawan, di Kebun Raya Bali yang membuat Kebun Raya Bali menjadi salah satu destinasi wisata primadona pada libur Nataru kali ini.
“Kegiatan Bazar UMKM Seni Budaya ini sangat berpengaruh dan menjadi magnet untuk mendatangkan banyak pengunjung ke Kebun Raya Bali," ungkapnya.
Terbukti di puncak liburan tanggal 1 Januari 2026, jumlah pengunjung dari Kebun Raya Bali meningkat 77 persen dibandingkan tahun baru 2025 lalu.
Nataru 2024/2025 total pengunjung kurang lebih 12 ribu dan di Nataru 2025/2026 ini meningkat menjadi sekitar 20 ribu pengunjung.
Dengan rata-rata kunjungan 3 ribu hingga 5 ribu per hari, dan puncak pengunjung ada di tanggal 1 Januari 2026 hampir menyentuh angka 10 ribu pengunjung dalam satu hari.
Dewa Putu berharap ke depannya jumlah pengunjung Kebun Raya Bali terus bertambah, tidak hanya pada event khusus libur nasional.
Akan tetapi juga pada hari-hari biasa mengingat Kebun Raya Bali ini merupakan wisata hemat karena tiket masuk hanya Rp.15.500 di hari biasa dan Rp. 25.500 untuk hari libur.(*)