KDM Patahkan Tudingan Pandji Soal Orang Sunda Doyan Pemimpin Artis, Anda Ini Menggelitik
January 07, 2026 04:27 PM

 

SRIPOKU.COM - Dedi Mulyadi memberikan respon atas materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono bertema Mens Rea.

Apalagi, dalam materi yang tayang di Netflix 27 Desember 2025 silam itu, nama Gubernur Jawa Barat itu ikut disebut oleh Pandji.

Alih-alih tersinggung, Dedi yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) memuji Pandji telah memberi kritik melalui cara yang menghibur.

"Bang Pandji saya penggemar anda lho. Anda ini keren. Setiap pernyataan-pernyataaan anda itu menggelitik, korektif dan edukatif," tulis KDM di akun Instagram miliknya.

Baca juga: Pandji Roasting Gibran Mengantuk, Eks Anak Buah Jokowi Ini Sebut tak Bisa Dihukum dengan KUHP Baru

Pandji Tuding Orang Sunda Doyan Pemimpin Artis

Dalam pertunjukan tersebut, Pandji menyebut masyarakat Jawa Barat, khususnya orang Sunda, memiliki kecenderungan memilih pemimpin yang berlatar belakang artis.

Ia menyinggung sejumlah nama, mulai dari Deddy Mizwar yang dikenal sebagai aktor film.

Lalu ada pula Dede Yusuf yang merupakan artis televisi.

dan terakhir, tentunya nama Dedi Mulyadi.

Di mata Pandji, Dedi Mulyadi juga seorang artis, tepatnya artis media sosial bernama YouTube.

Reaksi KDM Nama Disebut Pandji

Berikut ini reaksi lengkap KDM yang ia posting di Instagram pada Minggu (14/1/2026) terkait materi stand up comedy Pandji: 

"Bang Pandji saya penggemar anda lho. Anda ini keren. Setiap pernyataan-pernyataaan anda itu menggelitik, korektif dan edukatif.

Termasuk ini soal orang Jawa Barat itu selalu memilih pemimpin yang keartisan.

Tetapi sayang sekali Bang Pandji, Pak Deddy Mizwar dan Dede Yusuf waktu nyalonin jadi gubernur malah gak kepilih.

Pak Deddy Mizwar dulu sama saya lho (maju) calon gubernurnya, kemudian pak Dede Yusuf dan Lex Laksamana juga nggak terpilih. 

Tetapi walaupun di artis, saya ngaku jujur Pak Dede Yusuf itu punya kemampuan, pemahaman pembangunan yang relatif sangat baik dan sekarang 2 kali menjadi pimpinan komisi di DPR RI, juga kerangka berfikir pembangunannya keren. 

Nah untuk itu, banyak yang ngartis tapi juga punya kemampuan.

Sedangkan saya sendiri yang dianggap gubernur youtuber, saya nggak boleh muji saya, baik apa enggak saat saya memimpin.

Nah gini aja, Kang Pandji datang ke Jabar keliling, lewatin tuh jalan-jalan provinsi, lalu ke berbagai daerah di Jabar, saya ngebangunnya bener apa enggak, apakah saya ini hanya gubernur konten atau gubernur kenyataan.

Kita lihat sama-sama bagaimana hasil di lapangan 

Terus berkarnya, mengatakan autokritik yan terbuka, karena ini negara demokrasi.

Setiap orang berhak menyampaikan pernyataan, pikiran, dan gagasan termasuk koreksi secara terbuka apalagi dikemas dalam koreksi-koreksi yang jenaka. Keren!".

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.