TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Cuaca ekstrem meninggalkan dampak di sejumlah daerah di Kota Manado, Sulawesi Utara.
Salah satunya di Jalan 17 Agustus.
Angin kencang dua hari terakhir menyebabkan ranting dan dahan pohon berjatuhan.
Seorang warga sekitar, Intan, membenarkan hal tersebut.
Jalan sempat sangat kotor akibat ranting dan dahan yang berserakan.
"Ini sudah lebih bersih, kemarin dan tadi pagi kotor sekali,” ujar Intan, Kamis (8/1/2026).
Intan berharap pohon-pohon besar dan tua di sepanjang Jalan 17 Agustus dapat ditebang atau dipangkas.
Hal itu untuk mencegah potensi bahaya bagi warga maupun pengendara.
Hal senada disampaikan seorang penjaga warung di Jalan 17 Agustus bernama Audi.
Setiap angin kencang melanda, ranting dan dahan pohon selalu berjatuhan di kawasan tersebut.
"Pengendara sebaiknya kalau tidak ada keperluan tidak usah lewat sini saat angin kencang,” kata Audi.
Ia sempat melihat petugas memangkas pohon di sejumlah titik, khususnya ke arah Kantor Gubernur Sulawesi Utara.
Audi pun berharap pemangkasan pohon diperluas.
Baca juga: Tumpukan Sampah Bikin Pantai Karangria Manado Jadi Mirip TPA
Baca juga: Gas LPG 3 Kg Masih Sering Habis di Warung Kota Manado, Harga Tembus Rp 25 Ribu per Tabung
Tujuannya untuk mengurangi risiko kecelakaan dan menjaga keselamatan warga sekitar.(*)