TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Debit sungai di wilayah Kecamatan Kampar Kiri Hulu melonjak sehubungan tingginya curah hujan.
Lonjakan debit sungai terjadi di Desa Kebun Tinggi. Kondisi tersebut mengakibatkan terganggunya jalur transportasi masyarakat.
Kepala Desa Kebun Tinggi, Joni Antoni mengatakan, dampaknya telah dirasakan dalam sepekan terakhir.
"Sudah seminggu ini nggak bisa lagi menyeberang sungai. Nggak ada jembatan untuk mobil," katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (9/1/2026).
Ia mengatakan, jalur transportasi menyeberangi Sungai Batang Kapas yang bermuara ke Sungai Sebayang.
Lebar sungai itu sekitar 22 meter. Jalur itu terhubung ke empat desa di sekitarnya.
Baca juga: UPDATE Debit Air Masuk Waduk PLTA di Kampar Kian Melonjak, Begini Pengaturan Bukaan Pintu Pelimpah
Baca juga: Waspada Akhir Pekan, Prakiraan BMKG: Hujan Lebat di Kampar
Sungai dapat diseberangi saat sungai surut dengan kedalaman hanya sekitar 40 centimeter.
Debit sungai kini melonjak dengan kedalaman mencapai empat meter.
"Untung masih ada jembatan untuk roda dua," katanya.
Jalan tanah di desa juga rusak berat. Becek dan berlumpur karena hujan terus menerus.
Masyarakat hanya menggunakan jembatan gantung untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.
( Tribunpekanbaru.com/Fernando Sihombing)