TRIBUNWOW.COM - Tengah viral di jagat maya aksi tendangan kungfu terjadi di kompetisi Liga 4 Jatim (Jawa Timur).
Momen tersebut terjadi di pertandingan Putra Jaya Pasuruan melawan Perseta Tulungangung pada Senin, 5 Januari 2026.
Kala itu, Putra Jaya tertinggal 0-4 dari Perseta Tulungangung dan pertandingan memasuki menit ke-71.
Pemain Putra Jaya Pasuruan, Muhammad Hilmi bermaksud merebut bola dari kaki lawannya, Firman, pilar Perseta Tulungangung.
Namun Muhammad Hilmi justru membuat aksi tak terpuji dengan menendang pemain tersebut.
Korban terkapar setelah mendapat tendangan kungfu dan dilarikan ke rumah sakit.
Baca juga: Hasil Akhir Kendal Tornado Vs PSS Sleman: VAR Paksa Super Elja Pulang dengan Tangan Hampa, Skor 2-1
Sementara itu, Muhammad Hilmi langsung dikartu merah wasit setelah melakukan tindakan tidak terpuji tersebut.
Firman mengaku bahwa Muhammad Hilmi sudah meminta maaf.
Namun Muhammad Hilmi disebut-sebut tak menunjukkan itikad baik imbas perlakuannya tersebut.
"Pemain sudah meminta maaf tapi agak tidak ada itikadnya," kata Firman dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, Senin, 5 Januari 2026.
Muhammad Hilmi Diberhentikan
Sementara itu, Muhammad Hilmi diberhentikan ole Putra Jaya Pasuruan imbas aksinya tersebut.
Hal tersebut tertuang dalam surat yang diunggah oleh akun Instagram milik PS Putra Jaya, Senin, 5 Januari 2026.
Berikut bunyi dari surat tersebut:
SURAT KETERANGAN:
Nomor: PSPJ/02/05-01-2026
Yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama
GAUNG ANDAKA RANGGI P
Jabatan
Ketua Harian PS. Putra Jaya Sumurwaru
Dengan adanya Kejadian Laga liga 4 babak 32 besar Zona Jatim Antara PS. Putra Jaya Sumurwaru tertanggal 05 Januari 2026 Pukul 14.36 WIB di stadion Bangkalan Madura yang menyebabkan Cideranya Pemain Perseta 1970 maka kami Memutuskan untuk melakukan Pemberhentian Kerja Kepada Pemain Kami yang bermama.
Nama
MUHAMMAD HILMI GIMNASTIAR
Tempat Tanggal Lahir: Pasuruan, 15 Maret 2005
Alamat
Mojotengah Sukorejo Pasuruan
Klub PS. Putra Jaya Sumurwaru
Karena tindakannya yg tidak sesuai dengan azas Sepak bola yaitu Fair play dan menyalahi koridor aturan sepak bola dengan melakukan tindakan kasar kepada lawan. Kami selaku Pengurus Ps. Putra Jaya Sumurwaru Juga meminta maaf kepada semua pihak atas perbuatan pemain kami khususnya kepada tim Perseta 1970.
Demikian surat ini kami buat, agar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan menjadi pelajaran bagi kita semuanya.
Pasuruan, 05 Januari 2026
Ketua Harian PS. PUTRAJAYA SUMURWARU
(TribunWow.com/Yonatan Krisna Halman Tri Santosa)