Pilu Dua Balita di Jatinegara Ditinggakan Orangtua di Rumah, Gerak-gerik Orangtua Korban Terkuak
January 07, 2026 01:11 AM

TRIBUNJAKARTA.COM - Dua anak balita berusia tiga tahun dan dua tahun diduga ditinggalkan orangtuanya di sebuah rumah di wilayah Rawabunga, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (6/1/2026). 

Peristiwa tersebut terekam dalam video yang diunggah akun Instagram @info.jakartatimurr. 

Dalam video itu, sejumlah warga tampak berupaya membuka jendela rumah setelah mengetahui kedua anak tersebut berada di dalam rumah dalam kondisi terkunci. 

Narasi video menyebutkan bahwa kedua anak tersebut berada di rumah tanpa pengawasan orang dewasa. 

Salah satu anak terlihat melompat-lompat sebelum akhirnya terjatuh dan mengalami luka. 

Warga sempat berusaha membuka pintu rumah, tetapi pintu tersebut terkunci dari dalam. 

Mereka kemudian membuka jendela untuk mengevakuasi anak berusia 3 tahun yang mengalami luka di bagian dagu hingga harus mendapatkan beberapa jahitan. 

"Adiknya yang berusia satu tahun segera diamankan dan dititipkan sementara di rumah salah satu warga. Adapun salah satu kakak dari mereka berdua sedang tidak ada dirumah, sedang sekolah," tulis keterangan akun Instagram @info.jakartatimurr.

Warga Dengar Cekcok

Kanit PPA Polres Metro Jakarta Timur Kompol Sri Yatmini mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. 

Saat tiba di lokasi, tim PPA mendapati tiga anak berada di dalam rumah dengan kondisi pintu terkunci. 

"Berdasarkan keterangan warga sekitar, ibu dari anak-anak tersebut sedang bekerja dan kedua orangtua tidak berada di rumah saat kejadian. Warga juga menyebutkan, sebelum peristiwa itu terjadi, sempat terdengar cekcok antara orangtua korban," ungkap Sri saat dikonfirmasi, Selasa. 

Sri menambahkan, pihak kepolisian juga mendalami peristiwa anak yang diduga terjatuh dari balkon rumah. 

"Polisi kemudian melakukan olah TKP hingga ke lantai dua rumah dan mengamankan satu buah kursi kayu kecil berwarna biru yang diduga digunakan anak korban untuk naik ke balkon sebelum terjatuh," ungkapnya. 

Pendalaman dilakukan guna mengetahui kronologi kejadian secara detail serta faktor penyebab peristiwa tersebut. 

"Anak yang terjatuh berinisial AC (3), merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Dua anak lainnya masing-masing PI (8) dan GKI (2). Ketiganya sempat dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk penanganan lebih lanjut, termasuk asesmen bersama UPT PPPA," ujarnya. 

Tolak Anak di Rumah Aman

Ia juga mengungkapkan bahwa orangtua ketiga anak tersebut menyatakan keberatan jika anak-anak mereka ditempatkan di rumah aman pascakejadian. 

"Pernyataan keberatan tersebut dituangkan secara tertulis dan bermaterai, disaksikan Ketua RT serta warga setempat. Polisi pun meminta orangtua agar mengasuh dan menjaga anak-anak dengan lebih baik ke depannya," ungkapnya. 

"Pihak kepolisian menegaskan bahwa penanganan kasus ini mengedepankan perlindungan terhadap anak serta pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang," tuturnya.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.