Satpol PP Tertibkan Pedagang Di Trotoar Pasar Galiran Klungkung Bali, Diminta Pindah Ke Dalam Pasar
January 07, 2026 09:34 AM

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Sejumlah pedagang di Pasar Galiran Klungkung kaget, saat tiba-tiba melihat puluhan petugas Satpol PP datang menghampiri mereka. 

Pedagang yang berjualan di trotoar pasar di depan Terminal Galiran, diminta bergegas untuk pindah ke dalam areal pasar. 

Para pedagang yang mendapat teguran petugas, langsung bergegas masuk ke dalam kawasan pasar.

Demikian halnya pedagang bermobil yang berjualan di depan Terminal Galiran, diarahkan agar berjualan pada lokasi yang telah ditentukan.

Baca juga: Babak Baru Kasus Tanah Kapling Sekitar Pura, Satpol PP Bali Panggil Pengelola: Tunggu Pansus TRAP

"Para pedagang ini berjualan di trotoar atau di badan jalan, membuat pasar terkesan kumuh dan tidak tertata. Sehingga hari ini kami tertibkan, terlebih sebelumnya pemerintah juga sudah siapkan tempat mereka berjualan di dalam pasar agar tidak terjadi kemacetan," ujar Bupati Made Satria, Selasa 6 Januari 2026.

Made Satria yang hadir langsung dalam penertiban itu mengatakan, Pasar Galiran selama ini menjadi wajah Kabupaten Klungkung. Sehingga penertiban para pedagang dianggap penting untuk mengatasi kesemrawutan, kemacetan dan menjaga ketertiban umum dengan tujuan meningkatkan fungsi pasar tradisional dan daya saingnya di tengah maraknya pasar modern. 

"Kalau mereka melanggar, kami tidak dapat memungut retribusi. Sehingga kami arahkan mereka berjualan di tempat yang telah kami sediakan. Sehingga bersih, tertib, rapi dan juga bisa kami pungut retribusinya. Penertiban ini kami mulai dari Pasar Galiran dan nanti termasuk di Nusa Penida juga," tegas Made Satria.

Pihaknya pun menugaskan instansi terkait seperti Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perhubungan dan Satpol PP untuk mengawasi para pedagang setiap hari selama 24 jam.

"Instansi agar bersama-sama bentuk team work yang solid dan berkolaborasi melakukan penertiban sesuai tugasnya masing-masing,” ujar Satria.

Bupati asal Dusun Sental Kangin, Nusa Penida tersebut tidak henti-hentinya juga mengajak kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan pasar. 

Menurutnya masalah sampah ini sangat penting diperhatikan bersama, agar lingkungan tidak kumuh dan normalisasi got juga akan segera dilakukan. 

“Jadi kami akan terus mengedukasi masyarakat bagaimana pentingnya sekali membuang sampah, memilah sampah yang baik sesuai dengan apa yang dianjurkan oleh pemerintah,” harapnya. (mit)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.