Dulu Dibela Dedi Mulyadi, Yai Mim Eks Dosen UIN Kini jadi Tersangka, Pihak Sahara Desak Ditahan
January 07, 2026 04:03 PM

 

BANGKAPOS.COM -- Ingat dengan sosok Yai Mim eks dosen UIN Malang yang berseteru dengan tetangganya, Sahara.

Kini Yai Mim resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pornografi maupun pelecehan seksual yang dilaporkan Sahara.

Lewat kuasa hukumnya, istri bos rental mobil itu minta agar Yai Min segera ditahan.

Moh Zaki, kuasa hukum Nurul Sahara mengapresiasi langkah penyidik Satreskrim Polresta Malang Kota, khususnya Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) telah menetapkan Yai Mim sebagai tersangka dalam kasus dugaan pornografi maupun pelecehan seksual.

Penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah penyidik Satuan Reskrim Polresta Malang Kota menggelar perkara pada Selasa (6/1/2026). 

"Kami mengapresiasi apa yang sudah dilakukan penyidik, khususnya Unita PPA Reskrim. Seperti yang diketahui bahwa laporan kami yaitu pelecehan seksual dan pornografi keduanya sudah gelar perkara dan sudah dinaikkan statusnya menjadi tersangka," kata Zakki saat ditemui pada Rabu (7/1/2026), dikutip Kompas.com.

Baca juga: Maman Suherman Ungkap Detik-detik Kematian Anaknya, Sempat Mengira Jatuh dari Tangga: Cuma Asumsi

Lebih lanjut, pihakhnya berharap penyidik Polresta Malang Kota segera melakukan penahanan terhadap Imam Muslimin alias Yai Mim.

Zakki menilai, penahanan secara hukum memungkinkan dilakukan karena ancaman pidana yang dikenakan kepada tersangka di atas lima tahun penjara. 

"Ancaman pidananya lebih dari lima tahun. Maka secara formal bisa dilakukan penahanan. Harapan kami memang demikian, tetapi semua kembali pada kewenangan penyidik," ujar Zakki.

Sebelumnya, Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, menyampaikan bahwa penetapan status tersangka dilakukan karena unsur pidana dalam perkara tersebut dinilai telah terpenuhi.

"Benar, saudara Imam Muslim (Yai Mim) resmi menjadi tersangka setelah proses gelar perkara,” kata Yudi saat dikonfirmasi, Selasa (6/1/2026), dikutip Kompas.com

Setelah penetapan tersangka, penyidik akan melanjutkan proses hukum dengan memanggil Yai Mim untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

"Kami masih akan memanggil Yai Mim melalui kuasa hukum, untuk dimintai keterangan dalam status tersangka,” kata Yudi.

Selain melaporkan terkait dugaan pencemaran nama baik, pihak Yai Mim secara resmi juga melayangkan dua laporan tambahan ke Polresta Malang Kota pada Selasa (7/10/2025) lalu.

Dua laporan tambahan itu berkaitan dengan dugaan persekusi serta dugaan penistaan agama.

Kemudian pada awal November, disusul kembali membuat laporan baru terkait pencurian data pribadi elektronik.

Sementara itu, Sahara juga membuat laporan tambahan pada Rabu (8/10/2025) lalu dengan melaporkan Yai Mim atas dugaan pornografi dan pelecehan seksual.

Yai Mim Dibela Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi sempat mengundang Sahara untuk mengetahui lebih jauh konflik yang terjadi antar dirinya dan Yai Mim.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menilai bahwa sosok pribadi Yai Mim sudah menggambarkan sebagai seorang guru.

"Memang kalau dari sisi keilmuan, dialektika bicara, kapasitas, pemahaman bahasa, perjalanan spiritual, tinggi banget pak Yai," katanya.

Yai Mim sempat melakukan sejumlah tindakan saat ribut dengan Sahara.

Mulai pura-pura jatuh, hingga berakting seolah sakit terserang stroke.

Meski begitu KDM menilai atas sikapnya itu, ia pun merasa cocok dengan Yai Mim.

"Makanya ngomong sama saya nyambung," kata Dedi Mulyadi.

YAI MIM VS SAHARA -- Momen Yai Mim berbincang dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
YAI MIM VS SAHARA -- Momen Yai Mim berbincang dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Tangkapan Layar Youtube Dedi Mulyadi)

Ketua RW di Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang membongkar sejumlah keluhan warga terhadap Yai Mim.

Keluhan itu ditumpahkan warga ketika melakukan rapat bersama pada 7 September 2025.

"Diundang lagi semua warga yang terdampak ada di RT 9 itu untuk kumpul agenda membahas masalah Yai Mim.

Menurutnya ada 25 warga, termasuk dirinya yang hadir.

"Tanggal 7 ada 25 warga menulis daftar hadir, kita membahas yang dikeluahkan warga," katanya.

Dalam rapat warga mengungkap ada yang pernah melihat Yai Mim mengonsumsi minuman keras.

"Ada melihat beliau minum minuman keras depan umum, menunjukan aurat depan umum, menutup akses jalan, penyerobotan tanah dan juga verbal, fitnah terhadap  pengurus," kata ketua RW di Youtube Kang Dedi Mulyadi Chanel.

Atas semua keluhan, warga bersepakat tidak menyetujui bila Yai Mim masih tinggal di lingkungan tersebut.

"Aspirasi warga ya sebaiknya tidak tinggal di situ," katanya.

Sementara Sahara mengatakan bahwa korban Yai Mim bukan hanya dirinya saja.

"Saya ini bukan satu-satunya korban, saya representasi dari korban lain dari beliau," katanya.

Menurutnya warga lain tak berani melawan Yai Mim.

"Mereka kurang berani speak up atas perlakukan yang kurang mengenakan dari si Yai ini," katanya.

Maka itu Sahara mengaku sangat menggebu agar tak ada korban lain.

"Makanya saya menggebu, berani biar udah deh stop di saya aja," katanya.

Yai Mim Bantah Lecehkan Sahara

YAI MIM -- Sosok dan Nasib Yai Mim Eks Dosen UIN yang Berseteru dengan Bos Rental Mobil, Bantah Dituding Cabul
YAI MIM -- Sosok dan Nasib Yai Mim Eks Dosen UIN yang Berseteru dengan Bos Rental Mobil, Bantah Dituding Cabul (Kolase YouTube Denny Sumargo | Ist)

Mantan dosen UIN Malang, Imam Muslimin alias Yai Mim, buka suara usai dituding lecehkan Nurul Sahara.

Ia membantah tudingan tersebut dan menguraikan alasannya.

Menurut Yai Mim, Sahara, istri pemilik rental mobil, bukanlah tipenya.

Selain itu, Yai Mim yang merupakan seorang kyai itu mengaku tidak pernah melihat dengan jelas sosok Sahara.

Ia merasa harus menjaga pandanganya terhadap wanita lain guna menjaga hafalan Al Qurannya.

Kendati demikian, Yai Mim menyebut Sahara bukan kriteria wanita cantik baginya.

"Saya itu penghafal Al Quran, harus menjaga kesucian. Walaupun saya enggak bisa melihat wajahnya Sahara, enggak kelihatan."

"Hanya bisa memperkirakan saja. Kira-kira modelnya alias tidak cantik, artinya bagi saya enggak masuk lah seandainya diisukan aku ini mencabuli dia," ungkap Yai Mim.

Terkait dengan tudingan Sahara tersebut, Yai Mim membongkar kisah sebenarnya.

Yai Mim menceritakan momen di mana Sahara mengaku dilecehkan oleh dirinya beberapa bulan lalu dalam podcast bersama artis Denny Sumargo.

Cerita dimulai saat anak Sahara bernama Sepim masuk ke rumah Yai Mim.

Saat itu Yai Mim hanya sendirian di rumah karena istrinya, Rosida sedang melaksanakan ibadah haji.

Di momen itu tiba-tiba Sahara ikut masuk ke rumah Yai Mim dan mengaku hendak memberikan makanan.

Tak bisa menolak, Yai Mim pun mempersilahkan Sahara masuk.

Namun saat sudah masuk ke dapur, Sahara mengunci pintu rumah Yai Mim.

Atas aksi Sahara itu, Yai Mim pun sempat protes.

"(Kata Yai Mim) 'mba jangan dikunci dong, istri saya lagi enggak ada di rumah'. (kata Sahara) 'Biar Sepim enggak keluar'," ujar Yai Mim.

Setelah itu, Yai Mim pun naik ke lantai tiga rumahnya untuk mencuci pakaian.

Saat sedang mencuci, Yai Mim mengenakan celana kolor pendek.

Hal itu rupanya dilihat oleh Sahara yang tiba-tiba naik ke lantai atas sambil berteriak.

"Woy Pae cabul," teriak Sahara.

Mendengar teriakan Sahara, Yai Mim terkejut.

Baca juga: Sosok Tengku Muhammad Fakhry Petra, Pangeran Kelantan Pernah Lakukan KDRT terhadap Manohara

"Karena mendengar suara 'cabul' itu kaget saya. Karena di bawah ada suara pak Shofwan (teriak) 'Sepim'," pungkas Yai Mim.

Sadar teriakan Sahara tersebut bisa menimbulkan fitnah, Yai Mim berusaha keras agar tidak dituduh oleh suami Sahara.

"Mendengar suara 'cabul' itu saya takut. Saya lari ke balkon sebelah mengerjakan apa biar enggak terjadi fitnah. Ada kata-kata cabul," ujar Yai Mim.

(Bangkapos.com/Kompas.com/TribunSumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.