Bupati Kediri Mas Dhito Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Plosoklaten
January 08, 2026 07:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar rapat koordinasi bersama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) sebagai langkah konkret mempercepat realisasi pembangunan sekolah rakyat di Kecamatan Plosoklaten.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

Dalam rapat tersebut, pembahasan difokuskan pada pemanfaatan lahan penunjang di sekitar area pembangunan sekolah rakyat.

Hal ini menyusul posisi lahan seluas 7,6 hektare yang disiapkan Pemkab Kediri berada di tengah kepemilikan lahan PTPN.

Bupati Kediri yang akrab disapa Mas Dhito menjelaskan, salah satu poin krusial yang dibahas adalah terkait akses jalan menuju lokasi sekolah rakyat.

Pasalnya, jalur yang akan digunakan merupakan aset milik PTPN.

"Jalan yang akan dibangun untuk sekolah rakyat itu status kepemilikannya milik PTPN," kata Mas Dhito usai memimpin rapat di Ruang Rapat Bappeda, Kamis (8/1/2026).

Baca juga: PT KAI Perbaiki Baut Penambat Rel di Blitar, Pastikan Keamanan Perjalanan Kereta Api

Selain akses jalan, rapat koordinasi tersebut juga menyinggung persoalan drainase. Pembuangan aliran air dari kawasan sekolah rakyat menuju sungai diketahui harus melewati lahan milik PTPN, sehingga diperlukan kesepakatan lintas pihak.

Dalam pertemuan itu, Pemkab Kediri dan PTPN akhirnya mencapai kesepahaman terkait skema pembangunan infrastruktur penunjang.

Pemerintah daerah akan membangun jalan sekaligus drainase yang diperlukan demi mendukung operasional sekolah rakyat.

"Tadi telah tercapai kata sepakat, pemerintah kabupaten akan membangun jalan beserta drainasenya dan akan dihibahkan kepada PTPN," ungkapnya.

Meski demikian, Mas Dhito menyebut terdapat sejumlah ketentuan dalam skema hibah tersebut.

Salah satunya, jalan yang dibangun pemerintah daerah nantinya tetap dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum.

Selain itu, setelah proses hibah rampung dan infrastruktur resmi menjadi milik PTPN, maka tanggung jawab pemeliharaan atau maintenance akan sepenuhnya berada di pihak PTPN.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, Pemkab Kediri optimistis proses pembangunan sekolah rakyat di Kecamatan Plosoklaten dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan akses pendidikan.

"Dengan tercapainya kesepakatan ini, kita berharap pembangunan sekolah rakyat di Desa Plosokidul bisa segera dimulai," pungkas Mas Dhito.

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.