Menanti 24 Tahun, Damkar Kota Tasikmalaya Akhirnya Miliki Markas Sendiri
January 09, 2026 04:35 PM

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Setelah 24 tahun berdiri, Damkar Kota Tasikmalaya akhirnya memiliki markas sendiri yang berlokasi di area kompleks Dishub Kota Tasikmalaya, Jumat (9/1/2026).

Damkar Kota Tasikmalaya sebelumnya mereka menumpang di Depo Pasar Ikan milik DKPPP Kota Tasikmalaya.

Bahkan rencana pembangunan markas tersebut sempat direncanakan di dua lokasi yakni wilayah Dadaha tempat depo sampah dan opsi kedua di Bungursari wilayah Jalan Mangin.

Kini anggota Damkar Kota Tasikmalaya bisa menempati bangunan anyar yang baru selesai dibangun di lahan milik Pemkot Tasikmalaya.

Bangunan satu lantai ini memiliki dua ruangan besar untuk kantor pelayanan dan area parkir buat armada kendaraan. Selain itu, penunjang untuk layanan edukasi pun ada sebagai fasilitas Damkar.

Usai salat Jumat anggota Damkar dibantu BPBD memindahkan barang-barang ke kantor barunya dari depo Pasar Ikan ke kompleks Dishub.

Baca juga: Didenda karena Molor, Proyek Pendopo Rumdin Wali Kota dan Gedung Damkar Tasikmalaya Akhirnya Rampung

Baca juga: Temuan Damkar Kota Taskimalaya Setahun Lalu Tak Digubris, Hydrant Tak Ada Air Hanya Aksesoris

Sejak pagi kendaraan milik BPBD menurunkan barang-barang milik Damkar yang dipindahkan dari markas lama ke markas baru.

Lemari hingga peralatan lain sampai berkas dipindahkan dan mulai ditata ke beberapa ruangan sebagai kantor pelayanan.

Pengisian markas baru ini menjadi angin segar bagi pasukan pemadam kebakaran di bawah komando BPBD Kota Tasikmalaya. Karena sudah menanti lama tak memiliki markas sendiri. 

"Alhamdulillah setelah menunggu lama sekitar 24 tahun, akhirnya damkar punya markas sendiri. Saya ucapakan terima kasih kepada pak wali, pak wakil, pak sekda sudah melahirkan kebijakan yang sangat memperhatikan bidang damkar dalam rangka penempatan markas baru," ungkap Pelaksana tugas (Plt) Kalak BPBD Kota Tasikmalaya Hanafi memberikan keterangan seusai memantau pemindahan markas Damkar yang baru, Jumat (9/1/2026).

Menurut Hanafi, Damkar sejatinya memang harus memiliki gedung sendiri, karena memiliki karakteristik yang khusus dalam hal penyelamatan.

"Hari ini berkat kerjasama Kominfo dan PUTR serta BPBD sudah pindah ke gedung sendiri dan tidak menumpang lagi," jelas pria yang menjabat sebagai Asda II ini.

Meskipun saat ini belum ada peralihan aset dari PUTR ke BPBD terkait gedung baru yang diisi petugas pemadam kebakaran.

"Khusus status gedung ini karena masih dalam pengerjaan. Tapi hasil kesepakatan awal sambil berjalan gedung ini penggunaannya oleh damkar dan statusnya masih di PUTR karena belum serah terima aset," ungkap Hanafi.

Namun ia menyebut yang paling utama gedung ini digunakan dulu untuk pelayanan dan tugas bagi anggota Damkar.

"Baik Damkar dan BPBD itu menyangkut pelayanan publik yang sentral dan harus dipenuhi oleh Pemkot Tasikmalaya," jelasnya.

Ia menegaskan, untuk sementara bangunan ini dibangun satu lantai tapi sudah ada ruangan pelayanan dan armada sebagai layanan masyarakat.

"Untuk lantai bawah kita gunakan buat area parkir kendaraan, terus untuk penempatan personel kita juga ada ruangan yang sudah disiapkan yang layak, serta layanan posko sampai peralatan komunikasi sudah di fasilitasi oleh Kominfo," jelas Hanafi.

Soal kelayakan, ia melihat keberadaan markas ini sangat baik dari sisi fungsi dan penempatan personel, karena anggotanya harus standby 24 jam.

"Kita juga ada fasilitas sumur yang digunakan bisa suplai air buat damkar ketika ada kejadian," katanya. (*)

 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.