Donald Trump Akui Nicolas Maduro Telah Ditusuk dari Belakang oleh Sekutunya
January 08, 2026 09:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM - Secara tersirat, Presiden Amerika Serikat Donald Trump membenarkan bahwa sekutu-sekutu Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah berkhianat kepada pemimpinnya. 

Diketahui Nicolas Maduro diculik oleh otoritas Amerika Serikat (AS) atas tuduhan terorisme narkoba. 

Nicolas Maduro bersama istrinya kini tengah diadili di Amerika Serikat. Lantas pemerintahan Venezuela pun kini dipimpin oleh Wakil Presidennya Delcy Rodríguez sebagai Presiden sementara. 

Secara tersirat, Donald Trump pun membenarkan bahwa sekutu Maduro telah berkhianat kepada pemimpin negara Amerika Latin tersebut. 

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam wawancara khusus dengan New York Times pada Kamis (8/1/2026). 

Dalam wawancara di Gedung Putih, Washington, AS tersebut, Trump tidak mau mengakui telah menjalin komunikasi dengan Delcy Rodriguez. 

Hal ini mengingat AS yang tengah berkuasa di Venezuela terlihat mendukung pemerintahan Delcy Rodriguez yang awalnya merupakan sekutu Maduro. 

Padahal, sebelumnya AS menjalin hubungan baik dengan opisisi Maduro yang lebih lunak dengan negara barat tersebut. 

Namun, hingga kini, Trump tidak berencana memindahkan pemerintahan Rodriguez ke pihak opisisi María Corina Machado.

Trump hanya menyebut bahwa hubungan AS dan María Corina Machado masih cukup baik. 

Baca juga: Pilu! Tangis Putra Maduro Sampaikan Pesan Usai Ayahnya Ditangkap AS

Trump hanya menyebut bahwa pihak AS akan memenjarakan siapa saja pendukung Maduro yang menolak kehendak negara Paman Sam tersebut saat ini. 

Namun kata Trump, sejauh ini komunikasi AS dengan pihak pemerintahan Rodriguez cukup baik. 

“Saya benar-benar tidak ingin memberi tahu Anda itu, tetapi mereka memperlakukan kami dengan sangat hormat. Seperti yang Anda ketahui, kami bergaul dengan sangat baik dengan pemerintahan yang ada saat ini.”

Trump juga mengakui bahwa Maduro telah ditusuk dari belakang oleh para sekutunya.

Trump menyebut sekutu-sekutu Maduro bekerja sama dengan Amerika Serikat, meskipun pernyataan publik mereka bermusuhan.

Para orang kepercayaan Maduro itu telah memberikan informasi yang dibutuhkan oleh AS terkait dengan pemimpin sayap kiri Venezuela tersebut.

“Mereka memberi kita semua yang kita anggap perlu,” katanya.

Namun Trump tidak mengungkapkan, siapa saja sekutu Maduro yang berkhianat tersebut.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.