BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Banjir yang terjadi di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) juga menjadi perhatian sejumlah pihak, tidak terkecuali Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia.
Banjir merendam sejumlah rumah warga yang terletak di beberap RT di Kelurahan Landasan Ulin Selatan, dan satu titik banjir juga masih bertahan di RT 4 Landasan Ulin Timur, Kota Banjarbaru. Termasuk di Landasan Ulin Tengah.
Banjir yang parah sempat merendam rumah warga kawasan Perumahan Terrace Pelangi di Jalan Tambak Buluh Landasan Ulin Timur. Akabatnya sejumlah warga harus diungsikan ke tempat aman seperti kantor kelurahan setempat.
Kamis (8/1/2026), Menteri Sosial melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensos, Robben Rico menyerahkan bantuan penanganan korban bencana alam banjir senilai Rp 477 juta.
Bantuan yang diterima secara simbolis oleh Wali Kota Banjarbaru di Kantor Kecamatan Landasan Ulin itu berupa bantuan sembako 1.000 paket.
Baca juga: Jalan Karang Rati HSS Masih Terdampak Banjir, Ganggu Aktivitas Warga
Selain itu logistik tanggap darurat berupa 100 paket family kit, 200 paket makanan anak, 100 selimut, 100 paket sandang dewasa, 152 selimut, 200 paket kids ware dan 100 tenda gulung.
Sekjen Kemensos menyebut bantuan ini diserahkan atas perintah dari Menteri Sosial RI untuk warga yang terdampak bencana banjir di Kota Banjarbaru.
“Hasil koordinasi saya dengan Bu Wali yang terdampak sekitar 900 sekian, sesuai instruksi Menteri Sosial kami membantu warga Banjarbaru yang hari ini terdampak banjir,” katanya.
Rico menyebut pihaknya juga memberikan bantuan baperstok untuk Dinsos dan BPBD Banjarbaru seperti kasur dan tenda yang bisa digunakan sewaktu-waktu jika terjadi bencana.
Wali Kota Lisa Halaby mengatakan bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak banjir serta mempercepat proses pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi.
“Semoga sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus terjalin dengan baik dalam upaya penanganan bencana, termasuk pemulihan kondisi warga terdampak banjir,” katanya.(Banjarmasinpost.co.id/Rizki Fadillah)