Beri Arahan 5 Kepala OPD Yang Baru Dilantik, Bupati Kediri IngatkanAgar Tidak Terjebak Zona Nyaman
January 09, 2026 01:32 AM

 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana melantik lima pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Kediri, Kamis (8/1/2026) sore. 

Dalam pelantikan yang digelar di ruang Tegowangi Lantai 3 Gedung BKAD, Mas Dhito secara tegas mengingatkan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) agar tidak merasa berada di zona nyaman.

Pelantikan kali ini, Mas Dhito secara khusus memberikan arahan karena sejumlah jabatan strategis yang dilantik. 

Mulai dari Kepala Inspektorat, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM), Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), hingga Kepala Dinas Sosial.

"Biasanya saya tidak memberikan sambutan saat pelantikan. Tetapi karena yang dilantik hari ini adalah kepala-kepala OPD strategis, maka ada beberapa hal penting yang perlu saya sampaikan," kata Mas Dhito.

Kepada Kepala Dinas Sosial yang baru dilantik, Ariyanto, Mas Dhito menekankan pentingnya perbaikan data penerima bantuan sosial. 

Ia mengingatkan agar tidak terjadi kesalahan pengelompokan desil, khususnya antara desil 1 sampai 5 dengan desil 6 sampai 10.

"Ketepatan sasaran bantuan sosial harus benar-benar ideal. Respons Dinas Sosial juga harus cepat, terutama dalam penanganan lansia terlantar dan warga yang membutuhkan pertolongan segera," tegasnya.

Sementara kepada Kepala Disparbud, Mustika Adi Prayitno, Mas Dhito menyebut tugas yang diemban cukup berat. Sejumlah proyek wisata menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan.

"Wisata Gunung Kelud harus diselesaikan, wisata Ubalan perlu diperbaiki dan museum yang sedang dibangun harus dituntaskan. Selain itu, kebocoran retribusi di Dinas Pariwisata juga harus dibenahi. Pendapatan Asli Daerah tidak boleh turun," ujar Mas Dhito.

Mas Dhito juga menyoroti peran Kepala BKSDM yang baru dilantik, Rendy Agatha Sakaira. Ia meminta agar manajemen talenta dan uji kompetensi pegawai segera dirampungkan, termasuk menyusun roadmap jenjang karier aparatur sipil negara.

"Manajemen talenta harus diselesaikan. Uji kompetensi sudah 90 persen, artinya masih ada tanggungan 10 persen lagi. Regenerasi harus dilakukan, karena masih banyak pegawai yang stagnan," ucapnya.

Selain itu, Mas Dhito turut mengingatkan persoalan klasik retribusi parkir kepada Kepala Dinas Perhubungan. 

Menurutnya, kepala dinas saat ini Nizam Subekhi memiliki ketegasan yang diperlukan agar potensi pendapatan daerah dari sektor parkir dapat dimaksimalkan.

"Nah ketegasan Bapak (Nizam) ini seyogyanya bisa diimplementasikan untuk memperbaiki retribusi parkir," ucapnya. 

Kepada Kepala Inspektorat, Wirawan, Mas Dhito menekankan pentingnya peningkatan nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK yang tidak hanya mengejar skor, tetapi juga implementasi nyata di lapangan.

"Jangan hanya mengejar nilai MCP KPK, tetapi implementasinya tidak jalan. Bapak harus siap tidak disukai, termasuk oleh rekan sendiri," tandasnya.

Usai pelantikan, Mas Dhito menegaskan bahwa pesan tersebut tidak hanya ditujukan kepada pejabat yang baru dilantik, tetapi juga bagi seluruh kepala OPD yang saat ini masih menjabat.

"Pesannya jangan merasa berada di zona nyaman. Bisa saja sewaktu-waktu dimutasi. Apalagi masih ada beberapa jabatan yang kosong dan akan segera kami isi," kata Mas Dhito.

Dia juga mengungkapkan akan segera menggelar rapat dengan Kepala BKSDM untuk mempercepat pengisian jabatan pelaksana tugas agar segera diisi pejabat definitif.

"Setelah ini saya langsung rapat dengan Kepala BKSDM supaya Plt-plt segera diisi pejabat definitif," ujarnya.

Sementara Kepala BKSDM Kabupaten Kediri, Rendy Agatha Sakaira menyatakan kesiapannya menjalankan amanah yang diberikan. Ia mengaku akan segera menindaklanjuti arahan Bupati, khususnya terkait pengisian jabatan yang masih kosong.

"Sesuai arahan Mas Bupati, termasuk untuk kaderisasi dan pengisian jabatan, pasti akan segera kami laksanakan," ungkap Rendy. ****

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.