TRIBUNJOGJA.COM - Ryeoun mengejutkan para penonton dengan peran sebagai pembunuh berantai sekaligus dokter didrama 'Bloody Flower' yang akan tayang Februari 2026.
'Bloody Flower adalah drama thriller misteri tentang orang-orang yang terlibat dalam pembunuhan berantai Lee Woo Gyeom yang memiliki kemampuan menyembuhkan penyakit yang tidak dapat disembuhkan.
Disney+ merilis teaser pertama kdrama dengan memperlihatkan Ryeoun yang diiringi orang dikanan dan kiri dengan baju tahanan.
Cuplikan singkat tersebut memperlihatkan dualitas karakter utama -Ryeoun yang membingungkan sekaligus memikat.
Konflik Karakter
Berperan sebagai Dokter yang mampu menyelamatkan banyak nyawa, namun dia malah menjadi tersangka sebagai orang yang menghilangkan ratusan nyawa.
Konflik ini akan menjadi kisah dasar drama.
Dimulai dengan adegan Lee Woo Gyeom yang menggunakan pakaian bedah diruang oprasi, yang sedang bertugas menyelamatkan pasien dan langsung berubah drastis dengan adegan penangkapannya sebagai pembunuh berantai.
Disusul dengan kemunculan Park Han Jun dan Cha Yi Yeon secara bergantian semakin menegaskan posisi mereka yang bertentangan.
Konflik kepentingan, dilema moral, dan nilai nyawa manusia menjadi benang merah cerita ini.
Dilansir dari Walt Disney Company korea yang dirilis Soompi, teaser membuka pertanyaan "Bagaimana jika motif pembunuhan si pembunuh berantai adalah untuk menyelamatkan banyak orang dengan mengembangakan obat untuk penyakit yang tidak dapat disembuhkan?".
Cerita berpusat pada Lee Woo Gyeom yang diperankan oleh Ryeoun pembunuh berantai dengan kemampuan medis jenius yang dapat menyelamatkan dunia.
Didukung oleh peran Park Han Joon (Sung Dongil), pengacara yang harus mempertahankan hidup seorang pembunuh berantai -Lee woo Gyeom demi menyelamatkan kesembuhan putrinya, dan Cha Yi Yeon (Geum Saerok), jaksa berlatar belakang keluarga kaya yang harus membuktikan kebenarannya melalui hukuman mati.
Di tengah ketegangan dua konflik di antara ketiga tokoh tersebut, kasus-kasus juga ikut berkembang ke arah yang tak terduga.
Khususnya, kenyataan di balik metode penyembuhan ajaib yang muncul dari tangan pembunuh yang membuat sistem peradilan dan masyarakat luas berada dalam kekacauan yang belum pernah terjadi sebelumya, membuat atensi pengalaman mendalam untuk penonton.
Pesan yang ditegaskan Bloody Flower "Apakah adil memperpanjang hidup seorang pembuhuh demi menyelamatkan banyak orang?".
Melalui situasi penuh kontradiksi, dimana sosok jahat yang seharusnya dibunuh justru menjadi satu-satunya harapan hidup bagi seseorang.
Disetiap episodenya drama ini akan kembali menantang dengan pertanyaan "Jika itu kamu, keputusan apa yang kamu ambil?"
Dalam poster promosi juga diperlihatkan dimana Lee Woo Gyeom yang menatap lurus ke depan menampilkan ekspresi tenang namun sarat penuh makna, memberi isyarat bahwa ia adalah pusat dari seluruh cerita.
Park Han Joon dan Cha Yi Yeon yang menatap ke arah berbeda menimbulkan rasa penasaran mengenai konflik pilihan yang akan saling bertabrakan.
Kombinasi warna yang minimalis serta penempatan karakter yang kontras secara visual menunjukan hubungan dan ketegangan di antara mereka.
Bloody Flower dikonfirmasi akan tayang perdana pada 4 Februari dengan 2 episode sekaligus di Disney+. (MG/Nurul Zakiyyah)
• 155 List Lagu Jepang Wajib Dengar, dari OST Anime, J-Pop hingga J-Rock.