Update Rekrutmen CPNS 2026: Peluang Formasi Bagi Fresh Graduate 2 Instansi Beri Sinyal
January 09, 2026 09:04 AM

 

SURYA.co.id - Awal tahun 2026, ada kabar terbaru mengenai rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, menyebut saat ini rekrutmen CPNS 2026 masih dalam tahap pembahasan.

“Belum (ada prioritas formasi). Semua masih dikoordinasikan oleh berbagai kementerian, lembaga, dan Pemda,” ujar Zudan di Makassar, Senin (3/11/2025), dilansir SURYA.co.id dari laman KPU Papua Pegunungan. 

Menurut info dari laman yang sama, formasi seleksi CPNS 2026 akan berpedoman pada kebijakan zero growth dan minus growth.

Zero growth merupakan istilah untuk penerimaan pegawai baru disesuaikan dengan jumlah ASN yang pensiun, sedangkan minus growth yaitu penerimaan pegawai baru lebih sedikit dibanding jumlah ASN yang berhenti.

Baca juga: Info Terbaru Pendaftaran CPNS 2026: Prediksi Jadwal, Besaran Gaji hingga Formasi yang Diperlukan

Plt Deputi BKN, Aris Windiyanto, menjelaskan bahwa pihaknya berharap rekrutmen CPNS bisa rutin dilakukan.

“Untuk 2026 kita berharap ada. Kalau bisa setiap tahun ada pengadaan calon ASN, kalau tidak bisa ya dua tahun sekali,” jelas Aris Windiyanto dalam Forum Tematik Bakohumas, Sabtu (11/10/2025).

KemenpanRB Tunggu Arahan

Sementara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) masih menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto serta menghitung kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) di kementerian dan lembaga.

Meski jadwal pendaftaran CPNS 2026 belum ditetapkan, pemerintah memastikan peluang pembukaan CPNS 2026 tetap terbuka.

Ilustrasi seleksi CPNS 2026 (Kemenpan RB) 

Menteri PAN-RB, Rini Widyantini, menjelaskan bahwa seleksi CPNS 2026 ke depan juga akan diarahkan untuk lulusan baru atau fresh graduate.

“Kemarin kan kita memang banyak fokus untuk menyelesaikan tenaga honorer."

"Ke depannya saya sih berharap saya bisa fokus kepada para fresh graduate untuk bisa ikut serta menjadi bagian daripada birokrasi,” ujar Rini di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (11/12/2025).

Rini menjelaskan, Kementerian PAN-RB telah meminta semua kementerian dan lembaga melakukan analisis kebutuhan pegawai sesuai strategi pembangunan lima tahun ke depan.

Analisis tersebut dilakukan untuk melihat jabatan yang benar-benar membutuhkan regenerasi ASN.

“Tentunya saya sangat concern terhadap bagaimana regenerasi untuk para ASN dan tentunya para fresh graduate,” lanjut Rini.

Analisis kebutuhan juga dilakukan terhadap kementerian dan lembaga baru untuk memastikan ada jabatan yang memerlukan tambahan pegawai.

Prediksi Formasi CPNS 2026

Meskipun belum ada pengumuman resmi, sejumlah prediksi menunjukkan kebutuhan ASN tahun 2026 bisa mencapai 300.000 hingga 400.000 formasi.

Dari jumlah tersebut diprioritaskan untuk bidang pendidikan, kesehatan, serta teknis pelayanan publik, dan administrasi pemerintahan. 

Selain itu, peluang bagi lulusan SMA/SMK juga tetap terbuka karena pemerintah juga mempertimbangkan posisi teknis nongelar, seperti petugas pemasyarakatan, pengamat gunung api, petugas BMKG, petugas karantina hewan atau tumbuhan, satpam serta petugas layanan publik di instansi pusat dan daerah. 

Menkeu Purbaya Beri Sinyal

Di tengah kabar pembukaan rekrutmen CPNS 2026, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberi sinyal positif. 

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut akan membuka rekrutmen CPNS 2026 untuk sekolah kedinasan.

Pada rekrutmen sebelumnya, Kemenkeu membuka seleksi CPNS untuk jalur umum dengan formasi sebanyak 1.113 pekerja.

Sementara pada pembukaan CPNS mendatang, Kemenkeu berencana menyerap 279 pekerja lulusan STAN.

Sedangkan untuk lulusan SMA, Kemenkeu bakal membuka lowongan untuk 300 pekerja.

Serapan tenaga kerja lulusan SMA ini nantinya bakal ditugaskan untuk menjadi petugas lapangan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

"Bea Cukai perlu tenaga lapangan."

"Tenaga teknis Bea Cukai itu kan ada di mana-mana. Karena kurang orang, kami akan rekrut 300 orang lulusan SMA di seluruh Indonesia, direkrut di masing-masing lokasinya,” ujar Purbaya dalam taklimat media di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (14/11/2025). 

Karena itu, rekrutmen CPNS pada tahun depan akan dilakukan secara hibrida. 

“Saya pikir akan terbuka hybrid, ada STAN dan luar STAN,” tuturnya dikutip dari Antara.

BRIN Buka Peluang

Berbeda dengan Kemenkeu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, menyebut pihaknya tengah merencanakan pembukaan CPNS 2026.

"Ya, kita akan berjuang ke Kementerian PANRB (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) agar bisa menambah jumlah periset, khususnya untuk bidang-bidang yang kita perlukan," ujar Arif di Jakarta, Selasa (25/11/2025), dilansir Antara. 

Ia menyebut, sejumlah bidang yang menjadi prioritas, antara lain pemuliaan tanaman, nanoteknologi, genomics, antariksa, sains material, serta bidang teknologi keberlanjutan.

Arif juga menyebut, ahli bidang sosial diperlukan di berbagai sektor. Menurutnya keilmuan pangan tidak mungkin dilakukan tanpa membicarakan sosiologi pedesaan mupun ekonomi pertanian.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.