Kunci Jawaban Ekonomi Kelas 11 SMA Halaman 117: Teori Kuantitas Uang, Indeks Harga dan Inflasi
January 09, 2026 11:38 AM

TRIBUNTRENDS.COM - Pada buku Ekonomi Kelas 11 Kurikulum Merdeka halaman 117, siswa diminta untuk mengemukakan dan menjelaskan teori ekonomi berdasarkan gambar dua tokoh ekonomi yang disajikan dalam buku.

Halaman 117 tersebut termasuk dalam Bab 4: Teori Uang, Indeks Harga, dan Inflasi, yang membahas konsep-konsep penting terkait peredaran uang dan dampaknya terhadap tingkat harga dalam perekonomian.

Berikut ini disajikan kunci jawaban Ekonomi Kelas 11 halaman 117 Kurikulum Merdeka sebagai bahan referensi belajar untuk membantu siswa memahami materi dan mengoreksi hasil pekerjaan mereka.

Kunci Jawaban Ekonomi Kelas 11 SMA Halaman 117 teori kualitas uang
Kunci Jawaban Ekonomi Kelas 11 SMA Halaman 117 teori kualitas uang (Freepik.com)

Baca juga: Kunci Jawaban Ekonomi Kelas 11 SMA Halaman 176: Suatu Negara Memiliki Tingkat Inflasi yang Tinggi

LEMBAR AKTIVITAS 1:

TEORI KUANTITAS UANG

PETUNJUK:

1) Kerjakanlah tugas di bawah ini secara berkelompok.

2) Uraikan teori kuantitas uang dari tokoh ekonomi di bawah ini, dengan menjawab pertanyaan:
a) Jabarkan teori kuantitas uang dari kedua tokoh di bawah ini!
b) Analisis perbedaan kedua teori tersebut!

3) Boleh mencari informasi di buku ajar yang tersedia atau situs internet terpercaya.

4) Setelah selesai, presentasikan dan diskusikan hasil pekerjaan kelompok kalian dengan kelompok lain.

JAWABAN:

1. Tokoh: Irving Fisher

Teori:  Teori kuantitas uang yang dikemukakan oleh Irving Fisher menjelaskan hubungan antara jumlah uang yang beredar, tingkat harga, dan output ekonomi. 

Konsep ini sering diringkas dalam persamaan yang dikenal sebagai persamaan Fisher:

MV=PT

Dimana:

M adalah jumlah uang yang beredar.

V adalah kecepatan peredaran uang (frekuensi uang digunakan dalam transaksi dalam periode tertentu).

P adalah tingkat harga rata-rata.
T adalah jumlah transaksi atau volume barang dan jasa yang diproduksi.

Penjelasan komponen:

1. Jumlah Uang (
M): Merupakan total uang yang beredar dalam perekonomian pada waktu tertentu.
2. Kecepatan Uang (

V): Menunjukkan seberapa sering uang berpindah tangan untuk melakukan transaksi. Semakin tinggi kecepatan, semakin sedikit uang yang dibutuhkan untuk melakukan transaksi.

3. Tingkat Harga (

P): Menggambarkan harga rata-rata barang dan jasa dalam perekonomian.
Jumlah 4. Transaksi (
T): Mengacu pada total transaksi ekonomi yang terjadi dalam periode tertentu.

Implikasi Teori:

Jika jumlah uang yang beredar meningkat tanpa ada peningkatan yang seimbang dalam produksi barang dan jasa, maka akan ada inflasi, yaitu kenaikan harga.
Sebaliknya, jika jumlah uang beredar berkurang, bisa menyebabkan deflasi atau penurunan harga.
Teori ini sangat berpengaruh dalam pemahaman tentang inflasi dan peran kebijakan moneter dalam ekonomi. Namun, kritik terhadap teori ini menyatakan bahwa hubungan antara variabel-variabel tersebut tidak selalu linier dan dapat dipengaruhi oleh faktor lain seperti ekspektasi inflasi dan perubahan dalam perilaku masyarakat.

2. Tokoh: Marshall-Pigou Cambridge

Teori kuantitas uang Marshall-Pigou, yang sering disebut juga sebagai pendekatan Cambridge, adalah alternatif terhadap teori kuantitas uang yang dikembangkan oleh Irving Fisher. 

Pendekatan ini lebih fokus pada permintaan uang daripada pada hubungan antara uang, harga, dan output.

Konsep Utama

Persamaan yang sering digunakan dalam konteks ini adalah:

M=kPY

Dimana:

M adalah jumlah uang yang beredar.
k adalah proporsi uang yang dipegang oleh masyarakat sebagai simpanan (k atau rasio ini disebut "proporsi permintaan uang").
P adalah tingkat harga.

Y adalah pendapatan nasional atau output riil.

Penjelasan Komponen:

1. Jumlah Uang (
M): Total uang yang beredar dalam perekonomian.

2. Proporsi Permintaan Uang (

k): Menunjukkan seberapa besar proporsi dari pendapatan yang dipegang sebagai uang. Ini bisa berubah tergantung pada preferensi masyarakat terhadap likuiditas.

3. Tingkat Harga (

P): Harga rata-rata barang dan jasa.

4. Pendapatan Nasional (

Y): Menggambarkan total pendapatan yang dihasilkan dalam perekonomian.

Baca juga: Kunci Jawaban Ekonomi Kelas 11 Halaman 72: Mengapa Tingkat Pengangguran di Pedesaan Lebih Sedikit

Implikasi Teori:

Permintaan Uang: Pendekatan Cambridge lebih menekankan pada bagaimana individu dan masyarakat memutuskan berapa banyak uang yang akan mereka simpan dalam bentuk likuid.

Inflasi dan Deflasi: Seperti dalam teori Fisher, jika jumlah uang yang beredar meningkat, tetapi tidak diimbangi dengan peningkatan dalam output riil atau pendapatan, hal ini dapat mengarah pada inflasi.

Fleksibilitas: Teori ini juga lebih fleksibel dalam mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi masyarakat terhadap uang, seperti perubahan dalam tingkat bunga dan ekspektasi ekonomi.

Perbandingan dengan Teori Fisher:

Fokus: Teori Fisher lebih fokus pada hubungan antara uang, kecepatan, dan harga, sedangkan teori Cambridge menekankan permintaan uang berdasarkan pendapatan.

Pendekatan: Teori Cambridge lebih relevan dalam analisis mikroekonomi dan perilaku individu dalam memegang uang, sedangkan Fisher lebih menekankan pada hubungan makroekonomi.

Teori kuantitas uang Marshall-Pigou memberikan wawasan penting tentang bagaimana masyarakat memandang uang dan pengaruhnya terhadap ekonomi, serta menjadi dasar bagi banyak pemikiran dan penelitian dalam ekonomi makro modern

 

(TribuSumsel.com/Novaldi Hibaturrahman/TribunTrends.com/Ivanna Putri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.