TRIBUNBATAM.id - Realisasi Dana Bagi Hasil Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat pada 2025 mencapai Rp 14 miliar, Menurun Rp 3 miliar dari tahun 2024 yakni sebesar Rp 17 Miliar.
Penurnunan ini menandakan Menurunnya transfer fiskal dari pemerintah pusat ke daerah.
Data DJPK Kemenkeu menyatakan, kontributor terbesar DBH Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat 2025 dari DBH PPh Pasal 21 yakni mencapai Rp 5,16 Miliar.
Angka ini jauh lebih besar ketimbang realisasi Hasil Perkebunan Sawit hanya Rp 2,58 Miliar .
Dana Bagi Hasil (DBH) merupakan dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah berdasarkan angka persentase tertentu untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi.
Tujuan DBH adalah untuk memperbaiki keseimbangan vertikal antara pusat dan daerah dengan memperhatikan potensi daerah penghasil.
Untuk Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat , DBH terdiri atas berbagai komponen
Dampak dana bagi hasil terhadap pendapatan APBD Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat 2025 masih kecil.
Dari realisasi pendapatan APBD Kabupaten Solok 2025 sebesar Rp 938 Miliar, DBH hanya menyumbang 1 persen.
| Dana Bagi Hasil | Pagu | Realisasi | % |
|---|---|---|---|
| Dana Bagi Hasil Perkebunan Sawit | 2,58 M | 2,58 M | 100 |
| DBH Cukai Hasil Tembakau | 0,14 M | 0,14 M | 100 |
| DBH PBB Bagian Daerah untuk Kabupaten/Kota | 1,84 M | 1,84 M | 100 |
| DBH PPh Pasal 21 | 5,16 M | 5,16 M | 100 |
| DBH PPh Pasal 25/29 OP | 0,23 M | 0,23 M | 100 |
| DBH SDA Kehutanan - PSDH | 0,07 M | 0,07 M | 100 |
| DBH SDA Minerba - Iuran Tetap | 0,03 M | 0,03 M | 100 |
| DBH SDA Minerba - Royalti | 2,13 M | 2,13 M | 100 |
| DBH SDA Panas Bumi - Iuran Produksi | 1,10 M | 1,10 M | 100 |
| DBH SDA Panas Bumi - Iuran Tetap | 0,23 M | 0,23 M | 100 |
| DBH SDA Perikanan | 0,85 M | 0,85 M | 100 |
| Total | 14,37 M | 14,37 M | 100 |