POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Seorang siswa SMP Negeri 1 Tanjungpandan, Radit, harus menahan sakit lebih dari satu jam setelah kaki kirinya terperosok dan terjepit di beton penutup gorong-gorong di Jalan Rahat, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Jumat (9/1/2026).
Radit, yang merupakan siswa kelas IX, mengalami kejadian nahas saat melintas di lokasi tersebut. Kaki kirinya terjebak di antara cor semen penutup gorong-gorong sehingga tidak bisa dikeluarkan secara mandiri.
Komandan Regu 2 Damkar BPBD Belitung, Riko Pribadi, mengatakan pihaknya menerima laporan tersebut saat hendak menuju lokasi pohon tumbang.
"Tadi sebenarnya kami mau ke lokasi pohon tumbang. Tapi ada telpon masuk melapor kejadian ada siswa SMP kakinya terperosok ke gorong-gorong," ujar Riko kepada posbelitung.co.
Peristiwa itu sempat menyita perhatian warga karena terjadi di pinggir jalan dan mengakibatkan kerumunan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.
Setiba di lokasi, petugas Damkar sempat kesulitan karena kaki kiri korban terjepit. Sehingga proses evakuasi harus hati-hati agar tidak melukai kaki korban.
Perlahan, cor semen dihancurkan dan kaki korban berhasil dikeluarkan.
"Jadi kami pinjam alat dengan warga. Alhamdulillah sekitar satu jam berhasil kami evakuasi karena cornya cukup keras, " kata Riko.
Kemudian, korban dibawa ke IGD Puskesmas Tanjungpandan dibantu anggota Kodim 0414 Belitung.
Akibat kejadian itu, korban sempat lemas dan kakinya mengalami luka lecet.
"Korban sudah mendapat perawatan di puskesmas. Alhamdulillah tadi cuman luka lecet," katanya.
Riko mengimbau kepada para pejalan kaki agar lebih hati-hati. Terutama terhadap lubang air yang ada di trotoar maupun beton penutup gorong-gorong. (posbelitung.co/dede suhendar)