Rayakan HUT ke-55, ASITA Ajak Kolaborasi Bangun Pariwisata Sulawesi Utara
January 09, 2026 04:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - ASITA (Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies) atau Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia genap berusia 55 tahun pada 7 Januari 2026.

ASITA Sulawesi Utara merayakannya dengan melaksanakan ibadah Natal dan Tahun Baru 2026. 

Ibadah syukur HUT ke-55 sekaligus perayaan Natal dan Tahun Baru ASITA Sulawesi Utara
Ibadah syukur HUT ke-55 sekaligus perayaan Natal dan Tahun Baru ASITA Sulawesi Utara (Tribun Manado/Fernando_Lumowa)

Ibadah dan perayaan ini berlangsung di Ruang Gangga, The Sentra Hotel, Rabu siang.  

Hadir dalam perayaan ini, Kepala Dinas Pariwisata Sulut, Kartika Devi Tanos; Kepala Dinas Pariwisata Minut, Femmy Pangkerego; Kepala Dinas Pariwisata Tomohon, Yudistira Siwu. 

Selain itu, Penasehat ASITA Sulut, Merry Karouwan, pimpinan asosiasi pelaku pariwisata, perhotelan, pemandu wisata dan lain-lain. 

Ketua DPD ASITA Sulawesi Utara, Moudy Paat mengungkapkan, usia yang baru membawa semangat dan harapan baru. 

"Memasuki tahun 2026, kita bertekad tetap mendukung upaya memajukan pariwisata Sulawesi Utara," kata Paat. 

ASITA menyatakan diri siap menopang upaya pemerintah di sektor pariwisata. Salah satunya ialah upaya membuka rute penerbangan baru ke luar negeri. 

"Bersamaan dengan itu, kiranya terus dilaksanakan revitalisasi objek wisata karena itu menjadi tujuan utama turis," kata Paat yang didampingi Sekretaris, Melissa Sualang. 

Terakhir ia berharap sinergi dan kolaborasi bersama pelaku usaha pariwisata lainnya. "Mari sama-sama kita bangun pariwisata daerah ini," katanya. 

Sebelumnya, Pdt Teddy Kansil MTh sebagai khadim mengingatkan insan pariwisata Sulawesi Utara agar membina hubungan dan menjaga kepercayaan. 

Ia mengacu pembacaan firman dari Yohanes 8:32 dengan judul: Kebenaran yang Memerdekakan. 

"Bicara pariwisata, itu menyangkut relasi dan kepercayaan. Karena itu, sebagaimana pesan Yesus, jaga hubungan baik, bina relasi sehingga kepercayaan," katanya. 

Pendeta mengungkapkan fakta menarik, Sulawesi Utara dianugerahi alam yang indah. Bahkan tidak sedikit destinasi yang melebihi yang ada di daerah lain maupun mancanegara. 

Namun ada banyak catatan agar pariwisata daerah ini setara dengan daerah lain seperti Bali, Yogyakarta apalagi luar negeri. 

"Di antaranya, kesadaran masyarakat soal pentingnya kebersihan dan sifat melayani. Ini perlu dibenahi, jangan cepat merasa puas," katanya berpesan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.