TRIBUNNEWS.COM – Kabar abroad Timnas Indonesia datang dari Ole Romeny yang kembali menunjukkan performa gemilang bersama Oxford United. Pemain berusia 25 tahun itu mencetak gol penting yang membawa timnya lolos ke 32 besar Piala FA 2025/2026.
Dalam laga putaran ketiga yang digelar di Stadion MK, Sabtu (10/1) dini hari WIB, Oxford United menang atas MK Dons lewat drama adu penalti 4-3 setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal.
MK Dons sempat unggul lebih dahulu pada babak pertama melalui Aaron Collins (34'), sebelum Will Lankshear menyamakan kedudukan untuk Oxford United pada menit ke-52.
Ole Romeny masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-66 menggantikan Siriki Dembele.
Meski tampil sebagai pengganti, Ole menunjukkan penampilan mengesankan.
Peluang pertama Ole Romeny datang pada menit ke-78, namun tembakannya masih melayang di atas gawang.
Pemain Timnas Indonesia itu kembali mengancam pada babak extra time pada menit ke-117. Nahas, tembakan dari luar kotak penalti juga masih melanbung di atas mistar.
Pada babak adu penalti, Ole menjadi penendang pertama dan berhasil membobol gawang kiper MK Dons, Craig MacGillivray.
Sementara rekan setimnya yakni Mark Harris, Peart-Harris, dan Phillips juga sukses mengeksekusi penalti, sementara dua pemain MK Dons: Jonathan Leko melebar dan Connor Lemonheigh-Evans digagalkan kiper Oxford, Matt Ingram.
Hasil ini memastikan Oxford lolos ke babak keempat alias 32 besar Piala FA.
Gol Ole Romeny ini juga menjadi yang pertama baginya musim ini. Ia baru sembilan kali tampil akibat cedera panjang fraktur kaki yang dideritanya saat Oxford United mengikuti Piala Presiden 2025 di Indonesia.
Hadiah uang di Piala FA bervariasi tergantung babak yang dijalani tim. Untuk babak pertama, pemenang setiap pertandingan akan membawa pulang £45.000 ($60.000), sementara tim yang kalah tetap mendapatkan £15.000 ($20.000) atau sekitar Rp338 juta.
Baca juga: Piala FA Putaran Ketiga: MU Punya Sejarah Emas, Tottenham Langsung Terancam Eliminasi
Seiring tim melaju ke babak berikutnya, hadiah uang meningkat secara signifikan, meski risikonya juga lebih tinggi. Menariknya, tidak ada hadiah uang untuk tim yang kalah di babak keempat, babak kelima, dan perempat final.
Babak final menjadi yang paling menggiurkan: pemenang membawa pulang £2 juta ($2,6 juta), sedangkan runner-up menerima £1 juta ($1,3 juta).
Jika sebuah tim memulai kompetisi dari babak pertama dan kemudian menjuarai Piala FA, total hadiah uang yang dikumpulkan bisa lebih dari £4 juta ($5,3 juta).
Bagi tim Liga Premier yang memulai dari babak ketiga, hadiah maksimal yang bisa diperoleh mencapai £3,9 juta ($5,2 juta).
Rinciannya (via Goal International):
(Tribunnews.com/Ali)