Pusaran Asmara Denada, Baru Sekali Menikah, Akhiri Masa Lajang di Usia 34, Siapa Ayah Ressa Rizky?
January 10, 2026 05:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Kehidupan pribadi Denada belakangan kembali menarik perhatian publik.

Sorotan ini muncul setelah hadirnya sosok Ressa Rizky Rossano, pria berusia 24 tahun asal Banyuwangi, Jawa Timur, yang secara mengejutkan menggugat Denada ke pengadilan.

Gugatan tersebut dilayangkan dengan klaim bahwa Denada tidak mengakui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya.

Situasi ini pun memicu rasa penasaran publik, terutama mengenai latar belakang kehidupan rumah tangga Denada.

Tak sedikit yang kemudian mempertanyakan, sebenarnya berapa kali Denada menikah?

Berdasarkan informasi yang beredar, Denada diketahui baru satu kali menjalani pernikahan. Ia menikah dengan Jerry Aurum pada tahun 2012.

Baca juga: Sosok Jerry Aurum, Eks Suami Dulu Nikahi Denada yang Berusia 34 Tahun, Fotografer, Dikaruniai 1 Anak

Namun, rumah tangga tersebut tidak bertahan lama dan resmi berakhir dengan perceraian pada 2015.

Pernikahan Denada dan Jerry Aurum pun kerap menjadi perhatian publik, mengingat keduanya merupakan figur yang cukup dikenal di dunia hiburan Tanah Air.

Jerry Aurum dikarunai satu anak perempuan yang bernama Aisha Aurum lalu kemudian diganti Shakira Aurum.

Kini Digugat Anak yang Tak Diakuinya

Di tengah pengetahuan publik bahwa ia cuma menikah satu kali ini, Denada digugat oleh Ressa Rizky Rossano karena merasa tak diakui sebagai anak.

Ressa Rizky Rossano adalah pemuda berusia 24 tahun asal Banyuwangi, Jawa Timur.

Ressa menggugat Denada atas dugaan penelantaran anak.

Selama ini Ressa mengetahui bahwa Denada adalah kakaknya, bukan ibu kandung.

Namun seiring berjalannya waktu, Ressa baru mengetahui bahwa Denada adalah ibu kandungnya.

Ressa menggugat Denada ke Pengadilan Negeri Banyuwangi karena merasa keberadaannya sebagai anak kandung tidak diakui Denada dan ia merasa ditelantarkan sejak kecil.

Kuasa hukum Ressa, Moh Firdaus Yuliantono, mengatakan, Ressa yang selama ini disebut sebagai adik Denada baru mengetahui bahwa ia merupakan anak kandung Denada saat duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA).

Bibi Denada yang merawat Ressa sejak kecil tersebut adalah adik dari ibunda Denada, penyanyi Emilia Contessa yang telah meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Setelah menerima informasi tersebut, Ressa telah beberapa kali menanyakan secara langsung dan meminta jawaban kepada Denada.

Namun, Denada tetap mengatakan bahwa Ressa adalah adiknya dan anak dari bibinya.

"Ketika ia menanyakan langsung kepada Denada, hal tersebut tidak diakui. Denada tetap mengatakan bahwa ia (Ressa) adalah adiknya, bukan anaknya," sambung Firdaus.

Sementara itu, selama ini, Ressa dibesarkan oleh keluarga besar Denada di Banyuwangi dan kebutuhan hidup Ressa selama ini dipenuhi oleh keluarga besar Denada, terutama almarhumah Emilia Contessa.

"Setelah Bu Emilia meninggal dunia, kondisi ekonomi keluarga memburuk dan tidak ada pemasukan sama sekali. Akhirnya, anak tersebut mencoba menuntut Denada," tutur Firdaus.

Atas dasar itulah, Ressa memutuskan untuk menggugat Denada.

Firdaus menyebutkan, gugatan tersebut berisi dugaan melakukan perbuatan melawan hukum karena menelantarkan anak kandung.

Firdaus mengaku, pihaknya telah mengantongi beberapa bukti yang menyatakan bahwa Ressa adalah anak kandung Denada. Namun, bukti itu baru akan dibuka dalam pengadilan.

"Saat ini masih dalam tahap mediasi (di Pengadilan). Pada masa mediasi, pokok perkara belum bisa dibuka secara detail."

"Namun secara umum, gugatan tersebut adalah perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Denada sebagai ibu penggugat. Bentuk perbuatan melawan hukumnya adalah tidak menjalankan kewajiban selayaknya seorang ibu," bebernya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, membenarkan dan mengatakan bahwa pihaknya telah datang ke PN Banyuwangi saat mediasi digelar beberapa waktu lalu.

"Panggilan sidang sebenarnya sudah dilakukan tiga kali. Namun, yang sampai ke Mbak Denada hanya satu kali," ujar Iqbal.

Iqbal mengaku baru mendapat materi gugatan saat mediasi. Namun, ia belum mempelajarinya dan belum mendiskusikannya dengan Denada.

"Jadi, terkait isi gugatan, konstruksi hukumnya, apa yang diminta, dan apa yang dimasukkan, masih belum jelas bagi kami," tandasnya.

Baca juga: Sosok Ressa Rizky Pemuda 24 Tahun Ngaku Anak Kandung Denada, Terlantar Setelah Emilia Contessa Wafat

DENADA DIGUGAT RESSA - Denada digugat Ressa Rizky Rossano yang mengaku anaknya.
DENADA DIGUGAT RESSA - Denada digugat Ressa Rizky Rossano yang mengaku anaknya. (Kolase TribunTrends/Instagram/@denadaindonesia)

Profil Denada

Terlepas dari itu, siapa sosok Denada lebih jauh?

Denada lahir di Jakarta pada tanggal 19 Desember 1978 dengan nama asli Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan.

Ia merupakan anak dari penyanyi lawas Hj. Nur Indah Citra Sukma Munsyi atau dikenal Emilia Contessa dan ayah bernama Rio Tambunan.

Perempuan yang kini berusia 47 tahun itu mengawali kariernya di dunia musik pada 1994 sebagai penyanyi rap. 

Namanya melesat dan ia dijuluki sebagai salah satu rapper perempuan terpopuler di Indonesia pada masanya.

Salah satu lagu yang paling melekat dari fase awal karier Denada adalah Kujelang Hari, yang membuat namanya dikenal luas di kalangan penikmat musik Tanah Air.

Seiring waktu, Denada terus mengembangkan kariernya dengan merilis sejumlah album dan menjajal berbagai genre musik.

Daftar Album dan Karya Musik 

Denada Sepanjang kariernya, Denada telah merilis sejumlah album, baik di genre rap maupun dangdut.

Album rap:

Kujelang Hari (1994)
Ini Album Gue (1997)
Awal Baru (2000)
Call Me Dena

Setelah sempat melanjutkan pendidikan ke Australia dan kembali ke Indonesia pada awal 2000-an, Denada beralih ke genre dangdut.

Ia sempat merilis beberapa album dangdut bertajuk:

Matahari
Dangdut Gaul
Mae
ST
One Stop Dangdut

Sepanjang perjalanan karier musiknya, Denada juga pernah meraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2005.

Penghargaan itu menegaskan posisinya sebagai salah satu musisi perempuan yang bertahan lintas generasi.

Kehidupan Pribadi

Denada diketahui mempnyai satu orang anak yang bernama Aisha Aurum.

Adapun ia pernah menikah dengan seorang fotografer asal Bali bernama Jerry Aurum pada 2012.

Akan tetapi, pernikahan beda agama itu berakhir dengan perceraian pada 2015.

Setelahnya, denada pernah berpacaran dengan Ihsan Tarore setelah bercerai dengan Jerry Aurum pada 2015 silam.

Denada dan Ihsan Tarore mulai dekat dan sering dikabarkan pacaran sekitar tahun 2016.

Namun hubungan keduanya tak berjalan lama, sebab Denada dan Ihsan memutuskan untuk berpisah.

Ihsan Tarore sempat mengungkap alasan belum menikah dan tidak jadi menikahi Denada.

Hal ini diungkap Ihsan Tarore kepada Indra Herlambang dan Irfan Hakim dalam acara Rumah Seleb.

Alasan ini terungkap saat Ihsan Tarore diminta menjawab sederet pertanyaan dari host.

"Wanita muda miskin atau janda kaya?" tanya Indra Herlambang.

"Karena menurut aku, laki-laki itu harus punya pride ya," jawab Ihsan Tarore.

Pernyataan Ihsan Tarore membuat Irfan Hakim terkejut.

Ia menduga jebolan Indonesian Idol tersebut tidak ingin bersama Denada.

"Karena itu, lo ga mau sama Denada?" tanya Irfan Hakim.

Dugaan Irfan Hakim langsung dibantah tegas oleh Ihsan Tarore.

"Bukan itu, karena aku belum siap," jelas Ihsan Tarore.

Lebih lanjut, Ihsan Tarore menjelaskan bahwa ia belum siap menikah.

Ia belum ingin menikah bila sang ibunda belum memiliki suami.

"Pilih mama punya suami lagi atau Ihsan punya istri?" tanya Indra Herlambang.

"Mama punya suami lagi. Kalau aku harus mama dulu yang punya suami lagi.

Karena kalau ga, ga ada yang ngurusin dia, ga ada yang jagain dia," beber Ihsan.

"Kalau dia sudah ada yang ngurusin, sudah ada yang ngejagain, aku tenang," tandas Ihsan Tarore.

Ihsan Tarore menegaskan bahwa tidak ada orang ketiga dalam hubungannya.

Setelah putus dari Denada, Ihsan belum menggandeng pasangan baru.

Bahkan ia hanya bisa bersabar ketika target menikah di usia 25 belum tercapai.

"Kalau saya ditargetkan sama orangtua 25 tahun."

"Sekarang usia 28, tahun ini mau 29 ya sabar aja jawaban sama," kata Ihsan pada 2018 silam.

"Ya yang namanya jodoh," imbuh dia lagi.

Aktivitas di Dunia Seni Peran dan Politik 

Selain bermusik, Denada juga menjajal dunia seni peran baik sinetron maupun film.

Ia tercatat pernah bermain dalam sejumlah sinetron seperti Jumirah ke Hollywood, Rahasia Ilahi, Cahaya Surga. 

Sementara untuk film layar lebar, ia pernah bermain di film seperti Kau & Aku Cinta Indonesia (2014) dan Bulan Darah (2025).

Denada juga sempat terjun ke dunia politik.

Pada Pemilu Legislatif 2019, ia maju sebagai calon anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) untuk daerah pemilihan Jawa Timur VIII.

Namun, langkah politik tersebut belum mengantarkannya ke Senayan.

(TribunTrends/Bangkapos)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.