Wagub Jambi: Natal Mengajarkan Makna Kasih dan Pengabdian Tanpa Pamrih
January 09, 2026 07:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, menyampaikan bahwa Natal mengajarkan makna kasih yang tulus, pengabdian tanpa pamrih, serta pengorbanan demi kebaikan bersama.

Hal tersebut disampaikannya pada Perayaan Natal bersama TNI/Polri di Swiss-Belhotel, Kamis (8/1/2026) malam.

Acara tersebut dihadiri Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., beserta jajaran, Danrem 042/GAPU Brigjen TNI Heri Purwanto, S.E., M.Sc., beserta jajaran, para pendeta dan romo (pastor), kepala perangkat daerah di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi, serta undangan lainnya.

Wagub Abdullah Sani mengatakan, nilai-nilai luhur itu telah lama hidup dan menyatu dalam jiwa pengabdian prajurit TNI dan anggota Polri.

Mereka senantiasa hadir menjaga keutuhan NKRI, melindungi masyarakat, serta memastikan stabilitas dan ketenteraman daerah.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi TNI dan Polri atas dedikasi, loyalitas, serta kerja nyata yang terus ditunjukkan.

“Termasuk dalam penyelenggaraan Perayaan Natal Bersama TNI-Polri ini yang merupakan hal sangat positif dan indah, karena kita dapat bersilaturahmi di tengah keberagaman,” katanya.

Wagub Sani menuturkan, Provinsi Jambi merupakan rumah besar bagi keberagaman.

Menurutnya, perbedaan suku, agama, dan budaya bukanlah sekat, melainkan kekuatan untuk semakin merekatkan persatuan dan persaudaraan.

Wagub Sani menegaskan, pihaknya bersama Forkopimda serta seluruh pihak terkait terus berupaya menjaga dan meningkatkan toleransi di Provinsi Jambi.

Salah satunya melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Pemprov Jambi terus mendorong dialog internal dan antarumat beragama melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Jambi.

Upaya tersebut bertujuan meningkatkan kerukunan dan harmoni kehidupan beragama di Provinsi Jambi.

Wagub Sani juga menyatakan, Perayaan Natal sebagai hari besar keagamaan umat Nasrani di seluruh dunia hendaknya dimaknai dengan meningkatkan kepedulian sosial dan kepedulian terhadap sesama manusia, baik yang seagama maupun yang berbeda agama.

Kepedulian itu diwujudkan dengan saling membantu, terutama kepada mereka yang sangat membutuhkan.

“Dalam suasana penuh damai ini, kita berkumpul bukan semata untuk merayakan, tetapi juga merenungkan makna kebersamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan kebahagiaannya karena dapat bersilaturahmi dengan masyarakat Provinsi Jambi yang memiliki beragam latar belakang.

Baik suku, ras, daerah, budaya, maupun agama.

Oleh karena itu, ia berharap perayaan tersebut dapat membangun soliditas, empati, dan kebersamaan lintas institusi maupun lintas iman.

Sekaligus memperkuat rasa saling percaya dan meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga Provinsi Jambi.

“Aneka perbedaan itu merupakan kekayaan khazanah yang kita miliki. Melalui perayaan Natal bersama ini, saya berharap semakin terbangun soliditas, empati, dan kebersamaan lintas institusi maupun lintas iman, memperkuat rasa saling percaya, serta meneguhkan komitmen kita bersama untuk menjaga Provinsi Jambi sebagai daerah yang damai, kondusif, dan maju,” harapnya.

Ia juga berharap TNI dan Polri sebagai pengayom masyarakat dapat terus hadir dengan pendekatan humanis dan berkeadilan di tengah masyarakat.

“Selalu menjadi penopang penting dalam membangun kepercayaan publik dan menciptakan iklim yang stabil untuk membuka jalan bagi percepatan pembangunan daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan ekonomi rakyat,” pungkasnya.

Baca juga: Daftar Lengkap Formasi PPPK Kemenkumham 2026 yang Dibutuhkan, Ada 500 Formasi Tersedia

Baca juga: 2 Wilayah Zona Merah Narkotika di Muaro Jambi, Desa Pulau Kayu Aro dan Desa Kedap

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.