TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meninjau proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Pertamina Balikpapan, Kamis (8/1/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proyek strategis nasional di sektor energi berjalan sesuai rencana.
Dalam kunjungannya, Bahlil menegaskan RDMP Balikpapan memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional serta mengurangi ketergantungan impor bahan bakar minyak (BBM).
“Proyek RDMP Balikpapan ini sangat penting untuk ketahanan energi nasional,” ujar Bahlil.
Baca juga: Pemerintah Targetkan Stop Impor Solar April 2026, RDMP Balikpapan Jadi Andalan
Menteri ESDM tiba di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan pada Kamis sore.
sebelum melanjutkan peninjauan ke lokasi kilang. Di lokasi, Bahlil melihat langsung progres fisik proyek serta memastikan penerapan standar keselamatan kerja.
Bahlil berharap proyek RDMP Balikpapan dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Proyek RDMP Kilang Pertamina Balikpapan merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompleksitas kilang agar mampu menghasilkan BBM berkualitas tinggi sesuai standar Euro V.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengatakan pihaknya memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana dan standar yang ditetapkan.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaiman, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, jajaran Pertamina, serta pemerintah daerah dan unsur Forkopimda Kota Balikpapan.
Tampak Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud ikut menjemput Menteri Bahlil di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.
Baca juga: RDMP Balikpapan Diproyeksikan Jadi Tulang Punggung Pemenuhan Solar Nasional pada 2026
Rahmad menyampaikan, dukungan terhadap pelaksanaan proyek RDMP yang dinilai strategis bagi daerah dan nasional.
"Proyek RDPM ini merupakan proyek strategis nasional, dipastikan bisa meningkatkan ekonomi kota Balikpapan," ungkapnya. (*)