Ditegur Bikin Macet, Pak Ogah di Ciracas Emosi Lawan Petugas Dishub
January 09, 2026 07:52 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Sebuah video merekam petugas Sudin Perhubungan Jakarta Timur terlibat cekcok dengan pak Ogah pada putaran arah di depan Polsek Ciracas viral.

Berdasarkan video beredar di media sosial, tampak seorang petugas Sudin Perhubungan terlibat cekcok ketika menegur pak Ogah agar tidak mengatur arus lalu lintas secara sembarang.

Sementara sejumlah warga di sekitar lokasi mendukung tindakan petugas Sudin Perhubungan Jakarta Timur, bahkan warga meminta petugas mengamankan pak Ogah tersebut.

"Pak bawa aja pak, bawa aja pak," kata seorang warga sebagaimana dalam video yang diunggah pada akun Instagram @kabarcibubur24jam.

Dikonfirmasi kasus, Kepala Seksi Operasional Sudin Perhubungan Jakarta Timur, Emiral August mengatakan kejadian sebagaimana dalam video terjadi pada Jumat (9/1/2026) sekira pukul 15.00 WIB.

Kejadian bermula ketika petugas Satpel Perhubungan Kecamatan Ciracas hendak menindaklanjuti aduan warga terkait ulah Pak Ogah pada putaran arah di Jalan Raya Bogor depan Polsek Ciracas.

Pasalnya berdasarkan cepat respon masyarakat (CRM) diterima Pak Ogah tersebut kerap mendahulukan kendaraan yang hendak berputar arah dengan membayarkan sejumlah uang.

Hal ini menimbulkan dampak kemacetan arus lalu lintas di Jalan Raya Bogor khususnya saat jam sibuk, sehingga warga melayangkan aduan melalui CRM lalu ditindaklanjuti petugas.

"Ada aduan CRM dari masyarakat katanya Pak Ogah ini mendahulukan yang bayar, sehingga bikin macet. Jadi petugas mau teguran, tapi yang bersangkutan enggak terima," kata Emiral, Jumat (9/1/2026).

Saat awal petugas memberikan teguran, Pak Ogah tersebut merasa bahwa tindakan yang dilakukannya dengan mendahulukan kendaraan berputar arah tidak mengakibatkan kemacetan.

Bahkan saat kejadian terdapat ambulans dari yang hendak melaju dari arah Kramat Jati menuju Ciracas, Pak Ogah justru mendahulukan truk hendak berputar arah di Jalan Raya Bogor.

Dalam video antara petugas dan Pak Ogah pun tampak terlibat saling dorong, karena petugas berupaya agar ambulans dapat melaju terlebih dahulu sementara Pak Ogah sebaliknya.

"Saat ada ambulans mau lewat tadi petugas kita mau kasih lewat dulu ambulans, karena termasuk prioritas. Tapi Pak Ogah itu malah mau muterin truk. Kita tegur malah dia marah," ujarnya.

Beruntung cekcok antara petugas Sudin Perhubungan Jakarta Timur dengan Pak Ogah itu tidak sampai berbuntut panjang, karena warga di sekitar lokasi turut mendukung tindakan petugas.

Pak Ogah tersebut pun dapat segera diamankan petugas ke Polsek Ciracas dekat dari lokasi kejadian, dan diberikan pemahaman bahwa tindakan yang dilakukan salah.

Emiral menuturkan setelah diberikan pemahaman, Pak Ogah mengakui tindakan mendahulukan kendaraan yang hendak berputar arah dengan membayar salah dan berjanji tak akan mengulangi.

"Sampai di Polsek dikasih tahu, akhirnya dia minta maaf dan bilang tidak akan mengulangi lagi. Pak Ogahnya satu saja, kalau yang di video ada orang lain itu warga mau membantu petugas," tuturnya.

Peristiwa Pak Ogah Lainnya

PAK OGAH VIRAL - Tangkap layar video viral yang memperlihatkan pak ogah memukul pengendara di Flyover Pesing, Jakarta Barat.
PAK OGAH VIRAL - Tangkap layar video viral yang memperlihatkan pak ogah memukul pengendara di Flyover Pesing, Jakarta Barat. (Istimewa)

Sementara itu viral kekerasan dilakukan sejumlah pak ogah terhadap pengendara sepeda motor di Perempatan Pesing, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Video berdurasi 12 detik tersebut viral di media sosial dan menimbulkan keresahan masyarakat. 

Dalam video yang viral terlihat pemotor yang mengenakan pakaian putih itu dikerumuni oleh sejumlah pak ogah.

Ia juga sempat didorong sampai terjatuh sebelum berusaha melarikan diri ke pinggir jalan.

Tak lama usai video itu viral, ketiga pak ogah tersebut ditangkap.

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan, mengatakan masing-masing berinisial VA (31), RP (29), dan AR (31).

Alexander menjelaskan, peristiwa itu diketahui terjadi pada Rabu (7/1/2026) sore.

Saat itu, dua pak ogah berinisial RP dan VA tengah beraktivitas di sekitar lampu merah Pesing.

Keributan terjadi ketika kaki salah satu pak ogah tersenggol oleh pengendara sepeda motor, sehingga memicu adu mulut di lokasi kejadian.

Di saat bersamaan, seorang pengendara sepeda motor lain berinisial YA merekam kejadian tersebut menggunakan telepon genggamnya. 

Namun, para pelaku tidak terima aksinya direkam.

“Para pelaku kemudian mendekati korban dan berupaya merebut ponsel yang digunakan untuk merekam,” jelas Alexander.

Korban sempat berusaha melarikan diri untuk menghindari kejaran para pelaku di tengah padatnya arus lalu lintas.

Saat ini pelaku masih dimintai keterangan intensif untuk menentukan status hukum selanjutnya kepada para pelaku.

"Sejauh ini untuk korban belum membuat laporan," kata Alexander.

BERITA TERKAIT

  • Baca juga: Kronologi Pak Ogah Keroyok Pemotor di Pesing Jakbar hingga Videonya Viral, Kini Ditangkap Polisi
  • Baca juga: Hulk Tebar Masalah di Jakut & Jadi Sosok Disegani di Kriminal: Ngaku Pak Ogah Tapi Andal Gasak Kabel
  • Baca juga: Pak Ogah di Cawang Diduga Matikan Lampu Merah untuk Raup Uang, Kabur Saat Hendak Diamankan
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.