SURYA.CO.ID, BLITAR - Seorang pria lanjut usia (lansia), Lasiran (82), warga Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, tewas tertabrak kereta api (KA) Matarmaja, Jumat (9/1/2026).
Diduga korban sengaja menabrakkan diri ke KA yang melintas di jalur Kelurahan Bence itu.
Yang menyedihkan, tubuh korban sudah tidak utuh akibat tertabrak KA Matarmaja yang melintas dari arah Timur ke Barat di lokasi kejadian.
"Beberapa bagian tubuh terpisah akibat tertabrak kereta api," kata Kasi Humas Polres Blitar, Iptu Putut Siswahyudi.
Putut mengatakan, lokasi korban tertabrak berada sekitar 100 meter dari Pos JPL 173. Berdasarkan keterangan penjaga palang pintu Pos JPL 173, korban sempat berdiri di pinggir jalur rel KA.
Saat ada KA melintas, korban tiba-tiba tengkurap dengan posisi tubuh melintang di atas rel kereta api.
"Saksi segera melaporkan peristiwa itu ke Stasiun KA Garum dan Polsek Garum. Lalu petugas datang mengevakuasi tubuh korban untuk dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi," kata Putut.
Dikatakan Putut, korban diduga sengaja menabrakkan diri ke KA yang sedang melintas di lokasi. Karena berdasarkan keterangan keluarga, korban sedang mempunyai masalah yang membebani pikirannya.
"Dimungkinkan, korban ingin mengakhiri hidup dengan menabrakkan diri ke KA. Kami menemukan kruk dan sandal jepit milik korban di lokasi," tambahnya.
Sekadar diketahui, aksi warga diduga menabrakkan diri ke KA di Kelurahan Bence bukan kali ini saja. Sebelumnya perempuan berinisial S (56), juga tewas tertabrak KA Matarmaja di jalur rel KA Kelurahan Bence, Senin(27/10/2025) lalu.
Korban yang diketahui warga Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar itu diduga sengaja menabrakkan diri ke KA. *****