GIANYAR Siagakan Faskes Antisipasi Kasus Influenza A
January 09, 2026 11:03 PM

TRIBUN-BALI.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar, Bali melalui Dinas Kesehatan Gianyar melakukan pemantauan lebih intensif terhadap kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di sarana pelayanan kesehatan, baik rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta, puskesmas maupun klinik-klinik swasta. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan dini kasus influenza di Kabupaten Gianyar.

Upaya deteksi dini melalui surveilans aktif akan dilakukan, dimana setiap ada kunjungan yang mengarah pada kasus gangguan pernafasan akut yang jumlahnya cenderung meningkat, akan dilakukan penanganan secara epidemiologi agar dapat ditanggulangi dan tidak terjadi penambahan kasus. "Sampai saat ini, tidak ada ditemukan kasus influenza A (H3N2) di Kabupaten Gianyar," kata Kadis Kesehatan Gianyar, Ni Nyoman Ariyuni, Jumat (9/1).

Baca juga: BERKAH Wisata Taman Sari Waterfall, Warga Ngenjung Sari Terima Insentif dan Bebas Iuran Adat

Baca juga: GAGAL Nyalip, Truk Tabrak 4 Kendaraan Parkir di Jalan Singaraja-Amlapura, Total Kerugian Rp35 Juta!

Ia menjelaskan, pemantauan telah dilakukan dengan melihat kesesuaian gejala penyakit saluran pernapasan dengan gejala-gejala yang mengarah ke kasus influenza A seperti demam tinggi dan menggigil, batuk kering yang memburuk, nyeri otot atau pegal-pegal dan kelelahan hebat, sakit tenggorokan serta hidung tersumbat.

Surat Edaran ke seluruh fasilitas Kesehatan di wilayah Kabupaten Gianyar tentang Kewaspadaan Dini Kasus Influenza A juga telah diterbitkan melalui surat edaran Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar Nomor 100.3.4.4/0073/P2/Dikes/2025, Tanggal 8 Januari 2026. Tertuang di dalamnya hal-hal yang wajib dilaksanakan oleh seluruh fasilitas Kesehatan sebagai pendukung kewaspadaan dini, sehingga dapat dilakukan pencegahan dan pengendalian penularan kasus Infuenza A khususnya di Kabupaten Gianyar.

Ariyuni meminta agar masyarakat tidak panik, dan tetap melakukan pola hidup bersih dan sehat, teratur olah raga, pola makan bergizi dan seimbang, dan pola hidup sehat lainnya. Namun tetap waspada, bila mengalami gejala gangguan pernapasan, agar segera datang ke puskesmas terdekat untuk deteksi dini dan memperoleh penanganan medis. "Mari jaga kesehatan bersama dengan Pola Hidup Bersih dan Sehat," himbaunya. (weg)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.