TRIBUNKALTIM.CO - Borneo FC Samarinda tergelincir di kandang Persita Tangerang, pada lanjutan BRI Super League 2025/2026, Jumat (9/1/2026).
Laga di pekan ke-17 Super League itu berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tuan rumah.
Hasil ini berpotensi memengaruhi peta persaingan papan atas klasemen Super League.
Kendati kalah, Borneo FC masih berada di puncak klasemen dengan koleksi 37 poin.
Baca juga: Persita Bungkam Borneo FC Samarinda 2-0, Puncak Klasemen Pesut Etam Mulai Terancam
Namun, Pesut Etam masih harus menunggu hasil pertandingan antara Persib Bandung vs Persija Jakarta, untuk memastikan diri sebagai juara paruh musim.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menilai Persita layak sebagai pemenang.
“Kami datang ke sini untuk mencari tiga poin, tetapi hasilnya mereka sangat layak menang. Kebobolan di menit ketiga membuat kami sulit bangkit, itu berhubungan dengan mental. Saat masih 0-0 kami punya peluang, setelah itu pertandingan penuh transisi dan set piece, dan mereka sangat bagus dalam situasi bola mati,” ujar Fabio.
Ia juga menyinggung pergantian pemain dan cedera yang memengaruhi permainan tim di babak kedua.
“Kami mencoba melakukan pergantian di babak kedua untuk memperbaiki permainan, tetapi kemudian ada pemain yang cedera dan itu berdampak negatif. Setelah itu terjadi pelanggaran yang menurut saya tidak perlu,” jelasnya.
Fabio Lefundes juga menyinggung gol yang dicetak Javlon Guseynov ke gawang mantan timnya.
Baca juga: Daftar Sanksi Komdis PSSI, Tim Junior Borneo FC Didenda Akibat Telat Kumpulkan Daftar Susunan Pemain
“Soal Javlon, di satu sisi saya sedih dia mencetak gol ke gawang kami, tapi di sisi lain saya juga senang karena itulah sepak bola. Jujur, kami tidak layak menang di pertandingan ini,” ucapnya.
Meski kalah, Fabio menegaskan perjuangan belum selesai.
Masih ada 16 pertandingan di putaran kedua Super League yang harus dijalani.
“Masih ada 16 pertandingan lagi. Kalau kita mau juara, kita tidak boleh kasih kendor. Kita mungkin masih bisa kalah sekali atau dua kali, tapi kalau sampai 16 kali tentu tidak mungkin,” tegas Fabio Lefundes.
Sementara itu, winger Borneo FC Muhammad Sihran menilai timnya sudah bekerja keras, namun belum beruntung.
“Kami sudah bekerja keras untuk dapat tiga poin, tetapi Persita juga bermain bagus. Kami akan memperbaiki kesalahan dan memanfaatkan peluang dengan lebih baik. Hari ini belum rezeki, kami akan fokus lagi untuk pertandingan berikutnya,” tuturnya.
Baca juga: Prediksi Skor Persita vs Borneo FC di Super League Hari Ini, Susunan Pemain dan Head to Head
Persita Tangerang langsung mencetak gol saat laga belum genap 5 menit.
Berawal dari penetrasi Rayco di sisi kiri berakhir jadi bola muntah ke luar kotak penalti.
Hokky Caraka yang menerima bola di luar kotak penalti sodorkan umpan ke Javlon Guseynov yang siap melepas tembakan roket.
Pemain asal Uzbekistan tersebut langsung melepas tembakan roket dari luar penalti yang tak mampu dijangkau Nadeo Arga Winata.
Unggul satu gol membuat Laskar Pendekar Cisadane bersemangat.
Baca juga: Bidik Hasil Bagus, Fabio Lefundes Tegaskan Borneo FC Siap Lawan Persita Tangerang di Super League
Persita Tangerang langsung melakukan serangan bertubi-tubi ke jantung pertahanan tim tamu.
Eber Bessa berulang kali mengirim umpan matang yang berbuah jadi peluang emas.
Salah satunya datang pada menit ke-20 melalui skema sepak pojok yang dieksekusi Eber Bessa.
Sayang, Charisma Fathoni yang berdiri bebas gagal mengarahkan bola ke gawang. Arahnya masih tinggi ke atas mistar.
Hokky Caraka yang diturunkan di sayap kanan juga ikut meneror pertahanan Borneo FC, tetapi sepakannya masih diblok bek lawan.
Sebenarnya Borneo FC punya peluang emas pada menit ke-25 usai Mariano Peralta sukses lolos dari jebakan offside, tetapi sepakannya masih bisa dimentahkan oleh Igor Rodrigues.
Baca juga: Prediksi Skor Persita vs Borneo FC di Super League dan Head to Head
Eber Bessa kembali meneror jantung pertahanan Borneo FC melalui aksi individu dari sayap kiri, tetapi tembakannya masih membentur tiang gawang.
Praktis, cuma satu gol yang tercipta pada 45 menit pertama.
Tim tuan rumah tetap mendominasi permainan di babak kedua.
Anak asuh Carlos Pena tetap banyak menciptakan peluang berbahaya.
Salah satunya dari tandukan Matheus Alves dari umpan silang Rayco Rodriguez dari sisi kiri.
Sayang, tandukan Alves di dalam kotak penalti masih melambung ke atas gawang.
Baca juga: Daftar 10 Pemain dengan Dribel Tersukses Dunia, Ada Mariano Peralta dari Borneo FC dan Lamine Yamal
Borneo FC mulai keluar dari tekanan pada menit ke-70.
Juan Villa sebenarnya dapat peluang emas dari dalam kotak penalti, tetapi tendangan tanpa kontrolnya masih melambung.
Saat Borneo FC mulai keluar dari tekanan, mereka malah melakukan kesalahan yang berbuah hadiah penalti untuk tim tuan rumah.
Wasit Ko Hyung-jin menunjuk titik putih pada menit ke-82 usai Andrejic Aleksa dijatuhkan Baker El Housseini di dalam kotak penalti.
Andrejic Aleksa yang maju sendiri sebagai eksekutor sukses memperdaya Nadeo Arga Winata.
2-0 untuk keunggulan Pendekar Cisadane.
Baca juga: Prediksi Skor Persita vs Borneo FC di Super League dan Head to Head
Skor 2-0 tidak berubah sampai akhir laga.
FT: Persita Tangerang 2-0 Borneo FC
Gol: Javlon Guseynov 5', Andrejic Aleksa 85' (Penalti)
Kartu Kuning: Christophe Nduwarugira 23'
Persita Tangerang:
29-Igor Rodrigues (PG), 5-Tamirlan Kozubaev, 7-Rayco Rodriguez, 10-Eber Bessa (8-Pablo Ganet 70'), 11-Muhammad Toha (Kapten), 15-Charisma Fathoni (36-Zulfan Djiaulhaq 56'), 19-Javlon Guseynov, 33-Bae Sin-yeong, 66-Mario Jardel, 77-Matheus Alves (93-Andrejic Aleksa 69'), 80-Hokky Caraka
Cadangan: 69-Rafi Pamungkas (PG), 96-Kurniawan Kartika Ajie (PG), 8-Pablo Ganet Comitre, 9-Ahmad Nur Hardianto, 22-Ahmad Alchoir, 27-Zalnando, 30-Andriano Saputra, 36-Zulfan Djiaulhaq, 73-Aep Nursofyan, 93-Andrejic Aleksa, 99-Esal Sahrul
Pelatih: Carlos Pena
Borneo FC:
1-Nadeo Arga Winata (PG/Kapten), 7-Maicon Souza (32-Douglas Coutinho 45'), 8-Kei Hirose, 9-Joel Vinicius (88-Dika Kuswardani 75'), 10-Mariano Peralta, 20-Juan Villa, 22-Christophe Nduwarugira, 23-Caxambu, 24-Diego Michiels (99-Sihran Amarullah 75'), 54-Alfharezzi Buffon (55-Baker El Housseini 75'), 66-Dwiki Hardiansyah (6-Ikhsan Nul Zikrak 56')
Cadangan: 30-Syahrul Trisna (PG), 63-Daffa Fasya (PG), 6-Ikhsan Nul Zijrak, 11-Redzuan Fachgi, 12-Rayhan Utina, 32-Douglas Coutinho, 52-Ahmad Agung, 55-Baker El Housseini, 57-Narendra Tegar Islami, 88-Dika Kuswardani, 94-Dika Adi, 99-Sihran Amarullah
Pelatih: Fabio Lefundes.


















(*)