TRIBUNNEWS.COM - Gelandang Persib Bandung, Thom Haye mengungkapkan ambisinya jelang menghadapi Persija Jakarta pada duel El Clasico Indonesia pekan ke-17 Super League, Minggu (11/1/2026).
Laga duel El Clasico melawan Persija akan menjadi pengalaman pertama kalinya setelah merumput di sepak bola Tanah Air.
Duel Persib vs Persija akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Laga ini menjadi pertandingan sarat gengsi serta penuh rivalitas dari kedua tim.
Selain soal gengsi, pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk melesat ke urutan pertama klasemen Super League 2026.
Saat ini, baik Persib dan Persija sama-sama memiliki 35 poin dari 16 pertandingan. Mereka hanya berselisih dua angka dari Borneo FC di urutan pertama yang baru saja ditaklukkan Persita, Jumat kemarin.
Artinya, siapa pun pemenang dari pertandingan ini otomatis akan mengkudeta puncak klasemen Super League sekaligus menyandang predikat juara paruh musim.
Jelang pertandingan ini, gelandang Persib Bandung, Thom Haye merasakan gelombang emosional menghadapi laga derbi.
Ia menyatakan dirinya sudah menunggu lama kesempatan tampil di laga itu dan ingin segera merumput di partai bergengsi tersebut.
Bagi Haye, duel kontra Persija menjadi pengalaman spesial sekaligus tantangan besar untuk membuktikan kualitasnya bersama Maung Bandung.
Kini Thom Haye pun bertekad akan tampil denagn seluruh potensi terbaik yang ia miliki demi membantu tim meraih hasil maksimal di hadapan Bobotoh yang memenuhi stadion.
Haye juga menyadari bahwa pertandingan ini tidak hanya soal tiga poin, tetapi juga tentang kebanggaan klub dan kepercayaan diri tim untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.
Baca juga: Daftar Pemain Absen di Laga Persib vs Persija, El Clasico Tak Bertabur Kekuatan Penuh
"Menghadapi pertandingan krusial ini, saya merasa sangat bersemangat," ucap Thom Haye dikutip dari laman resmi klub.
"Selalu merasa istimewa untuk bermain dalam pertandingan dengan energi dan atmosfer seperti itu. Saya sangat menantikan pengalaman ini tentunya," lanjutnya.
Tak hanya soal gengsi, Haye menambahkan bahwa pertemuan melawan Macan Kemayoran memiliki pengaruh penting terhadap perjalanan tim ke depan, termasuk kepercayaan diri Persib dalam menatap sisa kompetisi musim ini.
Ia menilai laga ini menjadi tolok ukur sejauh mana kesiapan Persib bersaing di papan atas.
"Tentu saja, saya mendengar pertandingan Persib versus Persija adalah salah satu rivalitas terbesar dalam sepak bola," kata Thom Haye.
"Orang-orang membicarakan tentang passion, atmosfer, dan betapa pentingnya pertandingan ini bagi kedua klub serta para pendukungnya," ungkap pemain bernomor punggung 33 tersebut.
Selain Haye, antusiasme juga dirasakan bek Persib, Julio Cesar. Pemain asal Brasil itu mengungkapkan kegembiraannya menanti atmosfer pertemuan melawan Persija Jakarta.
Ia merasa sangat bersemangat karena ini menjadi pengalaman perdananya tampil di laga yang kerap disebut sebagai derbi Indonesia tersebut.
"Bermain melawan Persija selalu menjadi pertandingan spesial, terutama karena sejarah dan semangat yang mengelilingi rivalitas ini. Bermain di kandang memberi kami motivasi ekstra karena kami merasakan dukungan langsung dari Bobotoh," kata bek bernomor punggung 4 ini.
Memahami bahwa pertandingan ini sarat dengan emosi dan kebanggaan, Julio Cesar berkomitmen menjaga fokus sepanjang laga.
Ia tidak ingin pengalaman tidak memuaskan saat tandang ke Persik Kediri terulang kembali ketika bermain di Bandung dan berusaha menjadikannya pelajaran penting.
"Pada saat yang sama kami tahu bahwa kami harus tetap fokus dan disiplin. Ini adalah pertandingan yang sangat penting, dan kami mempersiapkan diri dengan serius untuk memberikan penampilan terbaik kami di lapangan," tegasnya.
Dengan tekad kuat dari Thom Haye dan Julio Cesar, Persib Bandung berharap mampu memanfaatkan momentum El Clasico ini menutup paruh pertama dengan status juara paruh musim.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)