TRIBUNKALTARA.COM - Berikut ini alasan terbaru Tomas Trucha, seusai PSM Makassar digebuk oleh Bali United di Super League, pada Jumat (9/1/2026) tadi malam.
Sebagai informasi, Tomas Trucha adalah pelatih anyar PSM Makassar di Super League.
Tomas Trucha berasal dari Ceko, yang diplot jadi pelatih PSM Makassar menggantikan Bernardo Tavares di Super League.
Teranyar, PSM besutan Tomas Trucha digebuk 2-0 oleh Bali United di Super League.
Parahnya, PSM kena gebuk Bali United, saat main di kandang sendiri, Stadion BJ Habibie.
Baca juga: Daftar Pemain Bali United Absen Lawan PSM Makassar, 1 Eks Timnas Indonesia
Stadion BJ Habibie markas PSM itu, terletak di Kota Parepare, Sulawesi Selatan.
Letak Stadion BJ Habibie, sekira 153 dari Kota Makassar, membutuhkam waktu sekira tiga hingga empat jam via darat untuk sampai ke markas PSM itu.
Dua gol Bali United yang bungkam PSM, dicetak oleh Mirza Mustafic dan Thijmen Goppel.
Dalam laga PSM vs Bali United, pemain PSM Makassar yakni Syahrul Lasinari dan Ananda Raehan mendapat kartu merah.
Kekalahan atas Bali United ini, bikin PSM tutut putaran pertama Super League dengan lima laga beruntun tanpa kemenangan.
Rinciannya, empat kekalahan, dan satu hasil imbang.
Pasca digebuk Bali United, pelatih PSM Makassar yakni Tomas Trucha beber alasannya.
Tak lupa Tomas Trucha apresiasi supporter hingga sampaikan maaf atas kekalahan Juku Eja, julukan PSM.
"Saya berterima kasih kepada para fans yang telah datang memberi dukungan sepanjang pertandingan kepada kami.
Kami paham mereka tidak senang hasil yag kita dapatkan di empat pertandingan terakhir," kata Tomas Trucha, dikutip TribunKaltara.com dari laman Instagram resmi PSM Makassar di @psm_makassar, pada Sabtu (10/1/2026) pagi.
Baca juga: Persebaya vs Malut United, 3 Eks Pemain PSM Makassar saat Juara Liga 1 Langsung Reuni Tavares
Pelatih asal Ceko itu menambahkan, PSM saat ini tengah mencoba mengubah gaya permainan.
Di era Tomas Trucha, PSM memang terlihat melakukan perubahan signifikan dari gaya permainan.
Juku Eja era Tomas Trucha banyak memainkan sepakbola menyerang, menciptakan peluang, dan menguasai bola lebih dominan.
Di awal-awal era Tomas Trucha pada November 2025, PSM raih hasil positif.
Yakni, PSM libas Dewa United 1-0, lalu gebuk PSBS Biak 5-0, hingga gasak Persis Solo 4-3.
Setelah itu, PSM main imbang 1-1 kontra Persebaya.
Namun setelah empat laga beruntun tanpa kekalahan, PSM justru alami empat kekalahan beruntun.
Yakni, keok 1-0 lawan Malut United, keok 1-0 lawan Persib, kalah 2-1 lawan Borneo FC, dan kembali kalah 2-0 lawan Bali United.
"Di sini kami sedang mencoba merubah sesuatu, memainkan sepakbola menyerang, menciptakan peluang dan menguasai bola lebih dominan.
Awal-awal kita mendapatkan hasil yang baik, tapi saya yakin ini adalah bagian dari proses yang harus kita jalani.
Kami mencoba menemukan formula bagaimana untuk memaksimalkan peluang yang kami ciptakan, bahkan pada malam ini walaupun kami bermain 10 vs 11, tapi kami menciptakan lebih banyak peluang," tambah Tomas Trucha lagi.
Suksesor Bernardo Tavares itu menyebut anak asuhnya telah memberikan segalanya tadi malam.
Walaupun dua pemain PSM diusir wasit karena kartu merah.
Yakni, Syahrul Lasinari dan Ananda Raehan.
"Saya bisa katakan bahwa para pemain memberikan segalanya, walau kami bermain kurang satu orang.
Dan ada hal yang bisa kami ambil makna dari Ewako itu, yaitu untuk berani, untuk berikan segalanya, untuk berjuang.
Kami tidak akan menyerah, kami akan bangkit dan memulai putaran kedua dengan lebih kuat," ujar Tomas Trucha.
Terpisah, penggawa PSM, yakni M Arfan, juga sampaikan maaf ke suporter PSM atas kekalahan lawan Bali United.
Ia janji tidak akan menyerah, akan bangkit, dan mengevaluasi diri untuk putaran kedua Super League.
"Saya mewakili rekan-rekan pemain, kami ingin berterima kasih kepada seluruh suporter yang hadir pada pertandingan malam ini, juga teman-teman yang mengadakan nobar di luar sana.
Tentu seluruh suporter sangat kecewa, kami di sini pun sangat kecewa, keluarga dan manajeman PSM pun tentunya kecewa dengan hasil ini.
Tapi, kami tidak akan menyerah, kami akan bangkit, mengevaluasi diri untuk putaran kedua," pungkas M Arfan.
Saat ini, PSM tertahan di posisi 10 klasemen Super League dengan 19 poin.
Sementara Bali United, berada di posisi 7 klasemen Super League dengan 27 poin.
Baca juga: 3 Laga Beruntun PSM Makassar Selalu Kalah, Ini Alasan Terbaru Tomas Trucha


















(*)
( TribunKaltara.com / Amiruddin )