Kilang Pertamina Plaju Sukses Amankan Pasokan BBM Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2026
January 10, 2026 02:27 PM

SRIPOKU.COM - Kilang Pertamina Plaju berhasil mengamankan pasokan BBM selama periode Satuan Tugas (Satgas) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Selama periode libur Nataru, operasional kilang berjalan optimal untuk memastikan ketersediaan dan keandalan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan.

Area Manager Communication, Relations & CSR RU III PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), Siti Fauzia, menyampaikan bahwa Satgas Nataru yang berlangsung sejak Desember 2025 hingga awal Januari 2026 telah ditutup dengan capaian positif. Seluruh unit operasi Kilang Plaju beroperasi sesuai rencana, tanpa gangguan berarti, sehingga mampu mendukung penyaluran BBM oleh PT Pertamina Patra Niaga secara aman dan berkelanjutan.

Hingga Desember 2025, Kilang Plaju mencatatkan produksi sebanyak 4.8 juta barel produk Gasoline Series, 14.3 juta barel Gasoil Series, dan 308 ribu barel Avtur untuk dipasok di wilayah Sumbagsel.

Kilang Pertamina Plaju berhasil mengamankan pasokan BBM selama Nataru 2026
Kilang Pertamina Plaju berhasil mengamankan pasokan BBM selama periode Satuan Tugas (Satgas) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Baca juga: Kilang Pertamina Plaju Konsisten Jalankan Good Corporate Governance, Penerapan Tata Kelola yang Baik

“Alhamdulillah, Satgas Nataru 2025–2026 di Kilang Pertamina Plaju berjalan dengan baik. Operasional kilang tetap andal selama periode libur panjang, dan pasokan BBM kepada masyarakat dapat terjaga dengan aman dan lancar,” ujar Fauzia, Jumat (9/1/2026).

Keberhasilan tersebut didukung oleh kesiapsiagaan seluruh pekerja kilang yang tetap bertugas selama masa libur, serta penerapan langkah-langkah antisipatif untuk menghadapi potensi peningkatan konsumsi BBM. Optimalisasi operasional dilakukan melalui pemantauan intensif, koordinasi lintas fungsi, serta pemanfaatan digitalisasi sistem operasi kilang guna menjaga stabilitas produksi.

Dalam pelaksanaan Satgas Nataru, Kilang Pertamina Plaju tetap menempatkan aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) sebagai prioritas utama. Seluruh aktivitas operasional dijalankan dengan mengedepankan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), keamanan fasilitas, perlindungan lingkungan, serta kepatuhan terhadap seluruh regulasi yang berlaku.

Kilang Pertamina Plaju juga mencatatkan capaian zero accident di seluruh area operasi. Seluruh aktivitas kilang berlangsung tanpa insiden keselamatan kerja, sebagai hasil dari penerapan disiplin HSSE yang konsisten, pengawasan operasional yang ketat.

Serta kepatuhan pekerja terhadap prosedur kerja dan standar keselamatan yang berlaku. Capaian ini menegaskan komitmen Kilang Pertamina Plaju dalam menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam menjaga keandalan operasional.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan sinergi seluruh stakeholder. Keberhasilan Satgas Nataru ini menjadi bukti komitmen Kilang Pertamina Plaju dalam menjaga keandalan operasional kilang demi mendukung ketahanan energi nasional,” tutup Fauzia.
 
 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.