TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Kelangkaan bahan bakar minyak ( BBM ) yang terjadi di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) dalam beberapa hari terakhir dipastikan bersifat sementara.
Bupati Nunukan, Irwan Sabri, menjelaskan bahwa keterlambatan distribusi BBM disebabkan oleh kendala operasional kapal pengangkut dari Kota Tarakan menuju Nunukan.
Menurut Irwan Sabri, suplai BBM sebenarnya tersedia.
Namun proses pengiriman mengalami hambatan, karena sebagian kapal pengangkut sedang menjalani perawatan tahunan (docking).
Ada juga yang tengah pengurusan ulang perizinan yang harus dilakukan pada awal tahun.
“Suplai BBM ada, hanya saja kondisi kapal pengangkut memang harus mengurus ulang izin operasionalnya.
Kita kan baru masuk tahun baru, sehingga ada pembaruan administrasi yang wajib dipenuhi,” ujar Irwan Sabri kepada TribunKaltara.com, Sabtu (10/01/2026).
Baca juga: BBM Langka di Nunukan Kaltara, Kurir Makanan dan Warga Terdampak Langsung
Selain persoalan administrasi, Irwan Sabri mengungkapkan bahwa dari tiga kapal pengangkut BBM yang biasa melayani jalur Tarakan – Nunukan, saat ini hanya satu kapal yang beroperasi.
Sementara dua kapal lainnya masih dalam tahap penyelesaian docking tahunan.
“Dari tiga kapal, hanya satu yang beroperasi.
Dua kapal lainnya sedang docking.
Inilah yang menyebabkan distribusi BBM ke Nunukan mengalami keterlambatan,” ucap Irwan Sabri
Lulusan Universitas Hasanuddin Makassar itu, juga menyampaikan perkembangan terbaru terkait posisi kapal suplai BBM.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, pada pagi hari ini sekitar pukul 10.00 Wita, satu kapal pengangkut BBM telah bergerak dari Pulau Sebatik menuju Nunukan.
“Kapal suplai pagi tadi sekitar jam 10 sudah bergeser dari Pulau Sebatik ke Nunukan.
Diperkirakan sore ini tiba di Nunukan.
Insyaallah besok sudah mulai bongkar muatan, sehingga distribusi bisa kembali berjalan,” kata Irwan Sabri
Ia memastikan kondisi pasokan BBM di Kabupaten Nunukan akan kembali normal pada awal pekan depan, seiring selesainya perawatan dua kapal lainnya.
“Insyaallah hari Senin dua kapal lagi sudah selesai docking.
Jadi kami pastikan BBM di Kabupaten Nunukan kembali normal pada hari Senin,” tegas Irwan Sabri
Lebih lanjut, Bupati Nunukan juga mengimbau masyarakat, khususnya para penjual BBM, agar tidak melakukan penimbunan maupun memanfaatkan situasi untuk mengambil keuntungan berlebihan.
Baca juga: BBM Kembali Langka, Pendistribusian ke Nunukan Kalimantan Utara Tersendat Gegara Kapal Docking
“Saya minta jangan ada penimbunan BBM.
Kondisi ini hanya sementara.
Tidak elok memanfaatkan keadaan ketika saudara-saudara kita sedang kesulitan.
Mohon empatinya, kita semua bersaudara,” tutur Irwan Sabri
Irwan turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Nunukan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat kelangkaan BBM tersebut.
“Atas nama pemerintah daerah, saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat Nunukan.
Kami terus berupaya agar distribusi segera normal kembali,” pungkas Irwan Sabri
(*)
Penulis: Febrianus Felis