Air Sinkhole Limapuluh Kota di Sumbar Viral, Dianggap Berkhasiat oleh Warga Hingga Jadi Rebutan
January 10, 2026 05:42 PM

Sinkhole adalah kondisi permukaan tanah tiba-tiba runtuh dan membentuk lubang besar karena adanya rongga di bawah tanah yang kemudian tidak mampu mendukung beban di atasnya.

Fenomena ini tidak hanya terjadi satu atau dua kali, tetapi sudah muncul di berbagai daerah di Indonesia.

 Pada 2018, sebuah sinkhole yang muncul di dekat area RS Siloam Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, menelan sebagian badan jalan dan menimbulkan gangguan lalu lintas di kawasan perkotaan.

Kemudian, pada 2019, sinkhole terjadi di area persawahan dekat pemukiman warga di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Fenomena sinkhole juga terjadi di daerah Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali, pada 2023. Lubang ini dilaporkan memiliki diameter hingga puluhan meter dan kedalaman puluhan meter, bahkan sempat mengganggu akses jalan utama dan aktivitas masyarakat setempat.

Terbaru, sebuah sinkhole muncul di persawahan Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat.

Fungsional Penyelidik Bumi Ahli Muda Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumbar Dian Hadiyansyah menduga kemunculan lubang itu disebabkan oleh amblasnya atap sungai bawah tanah.

Menurutnya, lokasi kejadian berada di kawasan batu gamping atau batu kapur yang memiliki banyak saluran air di bawah permukaan tanah.

“Jorong Tepi ini memang berada di sekitar kelompok batu gamping. Ada indikasi lubang ini terbentuk akibat amblasan atap sungai bawah tanah, karena batu kapur memiliki saluran-saluran di bawah tanah,” kata Dian Hadiyansyah kepada TribunPadang.com, Senin (5/1/2026).

Dijelaskannya, proses pelarutan batu kapur dapat menyebabkan atap sungai bawah tanah terus tergerus hingga akhirnya runtuh.

“Jika atapnya terus tergerus, akan terjadi pelarutan yang menyebabkan tanah di atasnya amblas. Apalagi kawasan ini merupakan daerah basah yang dimanfaatkan warga untuk bertani,” jelasnya.

Ahli geologi Sumatra Barat, Ade Edwar, mengatakan air dari sinkhole tersebut sangat jernih, tidak berbau, dan layak dikonsumsi.

"Itu kan air tanah yang sudah jernih oleh batu kapur. Layak dikonsumsi, tapi tetap saja harus dimasak," kata Ade, Jumat (9/1/2026), dilansir Kompas.com.

Soal apakah air dalam sinkhole itu memiliki khasiat dan sebagainya, Ade menyebut itu asumsi publik atau orang yang menyakini.

Lebih dari itu, lanjutnya, sinkhole ini merupakan fenomena alam yang menarik perhatian warga sekitar.

"Tapi ini adalah fenomena alam yang menarik bagi warga untuk melihatnya. Kesempatan bagi daerah untuk memanfaatkan sebagai objek wisata baru," kata Ade.

Kemunculan sinkhole ini pun menarik perhatian masyarakat luas. Warga berbondong-bondong mendatangi lokasi sinkhole di Limapuluh Kota.

Mereka juga berebut mengambil air dalam sinkhole tersebut yang dianggap memiliki khasiat.

Rata-rata tiap hari ada puluhan warga yang datang hanya sekadar melihat atau bahkan mengambil air yang jernih dan tidak berbau dari sinkhole itu.

"Kita sudah kerjasama dengan polisi untuk memberi garis polisi, namun pengunjung tetap saja ramai datang," kata Kepala BPBD Limapuluh Kota Rahmadinol yang dihubungi Kompas.com, Jumat.

(*)

# Air # Sinkhole # Limapuluh # Sumbar # Viral # Berkhasiat # Warga # Rebutan # 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.