Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita menarik selama sepekan dirangkum di sini, mulai dari BGN memastikan Makan Bergizi Gratis berjalan selama Ramadhan, hingga kritik MUI soal pasal dalam KUHP tentang hukuman pidana terkait nikah siri dan poligami.
Selengkapnya dapat dibaca di sini.
1.) Kepala BGN pastikan program MBG berjalan selama Ramadhan
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap dijalankan selama Ramadhan terutama menyasar ibu hamil dan menyusui serta anak di bawah usia lima tahun atau balita.
Kepala BGN Dadan Hindayana dalam peninjauan SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis, menyebut MBG bertujuan untuk menekan stunting, sehingga selain siswa di sekolah-sekolah program itu juga menyasar para ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
2.) Ratusan rektor kampus teken kontrak kinerja, wujudkan kampus berdampak
Ratusan pimpinan dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menandatangani Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak Tahun 2026 dalam rangka menyatukan arah pengelolaan perguruan tinggi yang sejalan dengan visi menuju Indonesia Emas 2045.
Penandatanganan kontrak dilakukan pada Senin (5/1) dan disaksikan langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto.
3.) MUI kritisi pasal di KUHP soal nikah siri dan poligami
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengapresiasi langkah pemerintah atas diundangkannya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru, namun terdapat sejumlah catatan kritis utamanya perihal nikah siri dan poligami dapat dipidana.
Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh mengatakan KUHP yang baru mengatur larangan perkawinan terhadap seseorang yang ada penghalang yang sah, seperti menikahi orang perempuan yang sudah berada di dalam ikatan perkawinan.
4.) Mendikdasmen resmikan revitalisasi 81 sekolah di Sulawesi Tenggara
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan hasil revitalisasi 81 bangunan sekolah dan dua satuan pendidikan baru di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang didanai melalui APBN 2025 senilai Rp122 miliar.
"Seluruh program revitalisasi sekolah di Sultra yang dibiayai APBN 2025 telah tuntas 100 persen. Pelaksanaannya sejauh ini berjalan sesuai perencanaan awal, sebagaimana yang kita lihat di SMAN 7 Kendari ini," katanya setelah menandatangani prasasti peresmian secara simbolis di SMAN 7 Kendari di Kendari, Sabtu.
5.) Spanyol kembali minta perpanjangan pencarian korban kapal tenggelam
Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta kembali meminta agar proses pencarian satu lagi korban tenggelamnya kapal KM Putri Sakinah yang hingga kini belum ditemukan dilanjutkan lagi setelah per Rabu (7/1) hari ini adalah hari pencarian terakhir.
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra dihubungi di Kupang, Rabu mengatakan informasi tersebut diperoleh langsung dari Kapolres Manggarai Barat setelah evaluasi bersama Kepala SAR Maumere.







