SRIPOKU.COM, PALEMBANG - AR (65) jadi korban curanmor di Palembang pada Sabtu (10/1/2026) dini hari.
Saat melihat rekaman CCTV, seorang pria disabilitas diduga ikut terlibat bersama dua temannya.
Pelaku beraksi dengan merusak rantai yang sudah dipasang di velg motor.
Dijumpai Minggu (11/1/2026), AR yang tinggal di kawasan Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang mengaku heran akan kelihaian para pelaku saat beraksi.
Baca juga: Bandit Curanmor Palembang Cuek Terekam Kamera CCTV, Gasak Motor di Parkiran Alfamart Jakabaring
Sebab pada velg depan ia sudah memasang rantai gembok untuk menambah keamanan motor dari maling.
"Padahal sudah dirantai di ban depannya. Pas pagi saya lihat posisi rantai sudah dibuang di parit," katanya.
Dari rekaman CCTV yang beredar di media sosial, satu pelaku curanmor diketahui berjalan pincang sepintas terlihat di saat rekannya sedang berusaha memetik sepeda motor.
Motor yang diparkir di teras rumah itu pun raib dibawa kabur oleh pelaku.
"Baru ketahuan ketika saya buang sampah sehabis salat Subuh sekitar pukul setengah enam. Motor sudah tidak ada, " kata AR.
Ketika memeriksa rekaman CCTV di rumahnya dan rumah tetangga ada tiga orang pelaku yang berbagi peran.
Baca juga: Bandit Curanmor Beraksi di Sako Palembang, Hitungan Detik Gasak Motor Kesayangan Ketua Lingkungan
Dua memantau situasi sementara satu memetik sepeda motor.
Motor yang dicuri jenis Scoppy nopol BG 3470 AAG.
"Ada tiga orang pelakunya. Satu pelaku jalannya pincang, yang menggasak motor pakai helm, wajahnya tidak keliatan," katanya.
Sementara ini, ia memang belum membuat laporan, meski demikian tidak menutup kemungkinan untuk segera menempuh jalur hukum.