Proses Pencarian Korban Banjir & Longsor di Sumut Tetap Berlangsung Hingga Masa Transisi Berakhir  
January 11, 2026 04:27 PM

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memastikan pencarian korban hilang pasca bencana banjir dan longsor masih terus dilakukan hingga saat ini, Minggu (11/1/2026). 

Menurut Bobby Nasution, meski sudah beralih dari massa tanggap darurat bencana menjadi massa transisi pemulihan, pencarian korban hilang tetap akan berlangsung.

Dikatakan Bobby Nasution, pencarian korban hilang ini akan dilakukan hingga masa transisi berakhir.

"Tentunya selama masa transisi bukan berarti (dihentikan) untuk penanganan korban hilang   akan tetap dilakukan sampai masa transisi berakhir," jelasnya. 

Dikatakannya, masa transisi ini prosesnya bisa satu hingga tiga bulan lamanya. Tiga bulan terhitung Januari-Maret 2026.

"Masa transisi ini akan dilakukan selama 3 bulan sampai akhir Maret 2026 mendatang," ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut  per Sabtu (10/1/2026) pukul 17.00 WIB data korban hilang sebanyak 41 jiwa. Sementara data korban meninggal mencapai 375 jiwa.

Dalam laporan BPBD Sumut yang dilihat, jumlah korban meninggal dunia paling banyak saat ini di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) yakni 130 jiwa dan hilang 34 jiwa Di urutan kedua, ada Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) meninggal 93 jiwa dan hilang 4 jiwa.

Pasca banjir dan longsor yang terjadi di 19 kab/kota di Sumut pada Selasa (25/11/2025) lalu, dilaporkan BPBD juga terdapat 126 orang yang masih terluka. Kemudian sebanyak 1.804.827 jiwa terdampak. Dan sebanyak 13.994 jiwa masih mengungsi. 

Berdadsarkan data BPBD Sumut, Data korban hilang terus berkurang dan data korban meninggal terus bertambah setiap harinya. 

(Cr5/tribun-medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.