Polisi Sebut Satu Pihak Sudah Buat Laporan, Buntut Cek-cok Antar Pedagang di Kambang Iwak Palembang
January 11, 2026 04:32 PM

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Cek-cok yang viral terjadi antar pedagang di Kawasan Kambang Iwak, Palembang kini berbuntut dengan laporan polisi oleh salah satu pihak.

Hal ini disampaikan Kapolsek Ilir Barat I Kompol Rifan Wijaya yang mengatakan, salah satu pihak resmi membuat laporan di Polrestabes Palembang tadi malam.

"Informasi dari Bhabinkamtibmas kedua belah pihak mau membuat laporan. Satu yang namanya Novel sudah buat laporan di Polrestabes Palembang semalam, satunya lagi belum. Kalau di Polsek sampai saat ini kami belum menerima laporan, " ujar Rifan saat dikonfirmasi, Minggu (11/1/2026).

Namun, Rifal mengatakan belum mengetahui pasti kronologi kejadian tersebut. 

Kendati demikian, pihaknya mengimbau kedua belah pihak untuk menahan diri dan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan meski

"Kalau bisa diselesaikan secara mediasi saja," katanya.

Baca juga: Beredar Video Wanita Labrak Lalu Robohkan Lapak Pedagang di Kambang Iwak Palembang, ini Pemicunya

Viral Cek-cok

Kericuhan berujung perusakan dagangan makanan milik seorang pelaku UMKM terjadi Kambang Iwak, Palembang.

Sebuah video percekcokan di kawasan wisata Kambang Iwak (KI) Palembang mendadak viral setelah diunggah oleh akun TikTok @novel_tiara11 sekaligus korban.

Dalam video, memperlihatkan kondisi lapak dagangan milik Novel Tiara hancur berantakan setelah dilabrak oleh seorang wanita.

Terdengar wanita yang mengenakan hijam hitam dan baju bercorak itu melontarkan kata-kata nada kasar dan saling terlibat cekcok.

Terlihat jelas barang dagangan berupa makanan kemasan (sandwich/kue) berserakan di tanah, hancur, dan tidak lagi layak jual.

"Apo urusan kau hah? (apa urusan kamu)," kata pelaku kemudian membalikan meja dagangan hingga berserakan.

Korban yang tak terima lantas marah dan mendesak pelaku mengganti kerugian atas kerusakan dagangannya.

"Ganti, ganti, bayar oi," teriak korban.

"Etong ini etong, kecik igo nangani kau, kau juga ganti yang keponakan aku,

(Hitung ini hitung, kecil cuma ngelawan kamu)," ucap wanita tersebut.

Selain merusak dagangan, wanita tersebut juga sempat melakukan tindakan kekerasan tendangan terhadap korban hingga harus dilerai seorang pria.

Aksi perusakan oleh wanita terhadap pedagang tersebut menjadi tontonan warga yang berada di tempat.

Duduk Perkara Versi Pedagang Makanan

Berdasarkan klarifikasi langsung dari pemilik akun, Novel Tiara, insiden ini bermula dari perselisihan kecil yang kemudian memanas akibat keterlibatan pihak ketiga yang bertindak arogan.

Menurut penuturan korban, konflik ini bermula dari masalah dengan keponakan dari wanita yang melabrak ada di video. 

Perselisihan tersebut dipicu oleh pengaturan posisi payung saat kondisi sedang hujan.

Namun, situasi menjadi tidak terkendali ketika sang bibi (wanita dalam video) datang ke lokasi.

Bukannya menengahi, wanita tersebut justru langsung melakukan tindakan konfrontatif tanpa mencari tahu duduk perkara yang sebenarnya.

"Aku jelasi ya supaya gak keliru, saya bermasalah sama keponakannya, masalah nya sangat biasa karna payung posisi ujan, saya sebelumya emang sudah ada konflik sama belia, gimana ya rasa nya kalo kita udah saling benci, karna masalah awalnya, apa yg kita lakuin pasti serba salah, ini yg kita sangat masalah kan, kok bibik ini datang nya langsung ngeradak, langsung rusuh, kek gagah banget, dio gak nanyai permasalahnya apa," tulis akun Tiktok @novel_tiara11, dikutip Tribunsumsel.com pada Minggu (11/1/2026).

Wanita tersebut melontarkan hinaan terhadap korban dengan ucapan dan tindakan yang kasar.

"Da menghina dengan kata kasar lon** miskin dan sempet ngeludahin, dann singkat cerita dia balikan meja saya, kan yg jdi permasalahannya saya gak ada masalah sama tu bibik, bilangi saya gak perpendidikan biala aja gak ada etika cara bicara," bebernya.

Puncak dari keributan tersebut terjadi ketika wanita itu nekat membalikkan meja dagangan milik Novel hingga berantakan.

Tidak hanya kerugian materiil, Novel juga mengaku mendapatkan tindakan kekerasan fisik.

Novel menyebut tangannya ditarik dengan kencang hingga mengalami luka lecet dan sempat ditendang oleh pelaku.

Novel menyayangkan sikap pelaku yang dinilai tidak beretika dan tidak menunjukkan sikap sebagai orang tua yang mengayomi.

"Gimana kita mau ngayomi bibik yg di dalam vidio itu, dan dio sudah main fisik dio tendak dan tarek tangan saya sampai lecet kek nya keras pegangan tangan dia ke saya, sekian terimakasih," tutupnya.

Dalama balasan komentarnya, Novel mengaku sudah melaporakan tindak perusakan tersebut ke polisi.

Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas dampak dari amukan pelaku yang sebelumnya melakukan konfrontasi fisik:

Berbagai kemasan makanan kemasan (sandwich/kue) yang siap jual tampak jatuh berserakan di tanah di bawah meja dagangan.

Posisi meja dan penataan barang jualan yang semula rapi menjadi kacau akibat tindakan pelaku yang membalikkan meja dan melakukan perusakan.

 

 

 

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.