261 Siswa, Santri, dan Tenaga Pendidik di Kutorejo Kab Mojokerto Keracunan Massal Diduga dari MBG
January 11, 2026 04:32 PM

 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Sebanyak 261 siswa, santri, dan tenaga pendidik di Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, mengalami keracunan massal diduga usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Para korban keracunan ini terdiri dari sekitar tujuh lembaga pendidikan, di antaranya siswa dan santri SMPIT Al Hidayah, Desa Wonodadi, Kutorejo, MTS/ MA Ponpes Mahaad AnNur Desa Singowangi.

Baca juga: Tidak Mau Siswa Keracunan MBG, Pemkot Mojokerto Ketatkan Pengawasan Bahan Dan Pengolahan di SPPG

Seluruh korban keracunan dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan (Faskes), meliputi Puskesmas Gondang, Puskesmas Kutorejo, RS Sumberglagah Pacet, RSUD Prof dr Soekandar Mojosari (49 orang).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Dyan Anggrahini, saat dikonfirmasi membenarkan terkait adanya kejadian tersebut.

Kondisi pasien berangsur membaik, banyak yang sudah diperbolehkan pulang namun ada juga yang masih dirawat di puskesmas dan rumah sakit.

Dari data yang dihimpun, sebanyak 141 orang telah diperbolehkan pulang, sementara kini masih menjalani perawatan intensif sebanyak 120 orang.

Di Puskesmas Gondang, dirawat 17 pasien keracunan menu MBG dengan rincian 3 Laki-laki dan 14 perempuan yang mayoritas dari siswa dan santri satu sekolah di SMPIT Al Hidayah Kutorejo.

Sebanyak 11 orang telah diperbolehkan pulang di antaranya 3 pria dan 8 perempuan, dan enam orang masih dirawat di ruangan Arimbi dan ruangan Arjuna Puskesmas Gondang.

Korban keracunan mayoritas mengeluh nyeri perut, diare, mual muntah, demam dan pusing.

"Pasien masuk perawatan di Puskesmas Gondang, hari Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul jam 10 pagi. Masih ada 6 yang menjalani perawatan Inap di ruangan Arjuna dan ruangan Arimbi, rata-rata kondisinya berangsur membaik," ujar petugas Nakes Puskesmas Gondang yang menolak menyebutkan nama.

MBG Menu Soto Ayam

Pengakuan wali murid, Leni Mefianingsih (45) mengungkapkan, dirinya dihubungi oleh pihak pondok yang mengabarkan putrinya diduga mengalami keracunan dirawat di Puskesmas Gondang, pada Sabtu (10/1) sekitar pukul 12.00 WIB.

Anaknya bernama Jasica Seratinia Meianggoro (15) kelas 2 SMP SMPTI Al hidayah sekaligus mondok di tempat tersebut.

Putri ketiganya itu telah ditangani oleh tenaga medis puskesmas dengan baik dan cepat.

"Ya kaget, bingung dikabari pihak pondok anak saya keracunan menu MBG disuruh ke Puskesmas Gondang untuk menemuinya. Kondisinya sudah membaik," jelas Leni saat ditemui di Puskesmas Gondang, Minggu.

Dikatakan Leni, dari pengakuan si anak mengeluh mual dan pusing usai menyantap makanan MBG dengan menu nasi soto ayam, pada Jumat (9/1) siang usai salat Jum'at.

"Usai makan MBG soto ayam dan telur, keesokannya mengeluh sakit perut melilit, pusing serta mual muntah," bebernya.

Kondisi putrinya saat ini masih merasakan sakit perut dan diare, bahkan ia mengalami diare lebih dari lima kali diawal sebelum dirujuk ke puskesmas.

"Sekarang sudah membaik, tapi masih diare 3 sampai 4 kali kalau diawal kemarin bisa lebih dari 5 kali," tukasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.