TRIBUNBANTEN.COM, SERANG – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengaku akan melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke lokasi perbukitan hijau wilayah Grogol, Kota Cilegon yang menjadi tambang batu.
"Untuk tambang (yang meresahkan warga sekitar-read), kita akan sidak dan saya akan turun langsung ke tambang-tambang yang merusak lingkungan, dan mengakibatkan ketidaknyamanan di daerahnya masing-masing," ujar Dimyati Natakusumah, Kamis (8/1/2026).
Dimyati mengatakan, dirinya bersama Gubernur Banten Andra Soni akan melakukan moratorium pertambangan di Provinsi Banten, termasuk pertambangan yang ada di Kota Cilegon.
"Saya dan Pak Gubernur akan melakukan moratorium izin-izin tambang, nanti akan kita evaluasi persoalan tambang," kata Dimyati.
Baca juga: Respons Wagub Dimyati soal Bukit Hijau di Jalan Cikuasa Atas Kota Cilegon Berubah Jadi Tambang Batu
Untuk diketahui, adanya tambang batu di wilayah Grogol, Kota Cilegon menimbulkan keresahan bagi masyarakat Kota Cilegon, mengingat lokasinya tidak jauh dari Pelabuhan Merak, yang merupakan objek vital nasional.
Pantauan TribunBanten.com pada Jumat (9/1/2026), aktivitas tambang batu di wilayah Grogol Kota Cilegon terpampang nyata, dan dapat dilihat dengan jelas oleh pengendara di jalan dari arah dan menuju Merak.
Alat berat seperti beko atau excavator tampak sibuk melakukan pengerukan bukit yang dulunya hijau nan asri.
Sejumlah truk besar silih berganti menaiki bukit, dan mengangkut batu dari hasil pertambangan di bukit tersebut.
Tidak sedikit pengguna jalan dibuat terperangah oleh aktivitas tambang yang baru muncul kurang lebih satu bulan terakhir.