Artis Hesti Purwadinata belakangan menjadi sorotan setelah secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Aurelie Moeremans, yang mengaku sebagai korban child grooming.
Sikap tersebut ternyata berbuntut panjang. Hesti mengaku menerima ancaman, bahkan ancaman serupa juga dialami oleh sang suami, Edo Borne.
Tak berhenti di situ, identitas terduga pelaku yang mengancam pasangan tersebut kini ikut ramai diperbincangkan publik.
Banyak pihak menduga, sosok yang melayangkan ancaman kepada Hesti dan Edo merupakan orang yang sama dengan pelaku child grooming terhadap Aurelie.
Sebagaimana diketahui, pengakuan Aurelie Moeremans sebagai korban child grooming sejak usia 15 tahun tengah viral di media sosial.
Kisah tersebut mencuri perhatian publik setelah Aurelie menuangkannya secara terbuka dalam sebuah buku berjudul Broken Strings.
Melalui buku tersebut, Aurelie memaparkan pengalaman pahitnya menghadapi sosok yang melakukan manipulasi dan pengaruh buruk sejak dirinya masih remaja.
Cerita itu menjadi gambaran nyata tentang bahaya child grooming, sebuah istilah yang merujuk pada kondisi ketika seorang anak berada di bawah pengaruh dan kendali manipulatif orang dewasa.
Tak heran jika buku Broken Strings karya Aurelie kini ramai dibicarakan dan bahkan menjadi trending topic di platform X (Twitter), seiring meningkatnya perhatian publik terhadap isu child grooming dan keberanian korban dalam menyuarakan pengalaman mereka.
Terlebih dalam buku tersebut, Aurelie mengungkap sosok pelaku child grooming yang menjerumuskannya ke kehidupan sedih sejak usia remaja.
Sosok pria tersebut disamarkan oleh Aurelie dengan nama Bobby.
"Buku ini adalah kisah nyata tentang aku.
Tentang bagaimana aku digrooming waktu umur 15 tahun oleh seseorang yang usianya hampir dua kali umur aku.
Tentang manipulasi, kontrol, dan proses pelan-pelan belajar menyelamatkan diri sendiri.
Ditulis tanpa romantisasi, dari sudut pandang korban.
Sudah dibaca puluhan ribu orang.
Dan cerita yang sudah menyentuh banyak hati, gak bisa dihapus," tulis Aurelie.
Artis yang dukung Aurelie dapat ancaman
Buku Broken Strings laris manis dibaca oleh ratusan ribu orang hingga viral, Aurelie terharu sekaligus senang.
Aurelie tak menyangka kisahnya akan menyentuh hati banyak orang, termasuk para artis.
Namun baru-baru ini, Aurelie yang tengah hamil tua mengurai kesedihannya.
Sebab Aurelie baru tahu bahwa sahabat artis yang mendukungnya justru dapat ancaman.
Ya, artis yang dapat ancaman karena terang-terangan mendukung Aurelie adalah Hesti Purwadinata.
Hal itu diketahui dari Hesti yang membagikan tangkapan layar chat dari sosok yang mengancamnya tersebut kepada Aurelie.
Dalam chat tersebut, sosok pengancam mengirim pesan ke suami Hesti, Edo.
Di chat itu sang pengancam tampak kecewa saat Hesti membagikan link buku Broken Strings Aurelie yang lagi viral di akun media sosialnya.
Sosok peneror itu seolah meminta Hesti tak mendukung Aurelie.
"Gue tunggu feedbacknya yah bro. Gw lewat elu krn gw masih respect sama lu sebagai suami Hesti. Dan gw kenal elu juga tolong feedbacknya. Oke bro," tulis peneror Hesti dan Edo.
Chat-nya tak digubris Hesti dan Edo, sang peneror kembali mengirimkan pesan.
Dalam chat tersebut, sang peneror mengancam akan membawa masalah tersebut ke jalur hukum.
"Oke do gw udah berusaha menjangkau kalian berdua yah. Tapi keliatannya memang tidak direspons. Gw tunggu 1x24 jam yah bro. Klo memang tidak ada respons, jadi gw tau musti menempuh jalur hukum apabila diperlukan," imbuh peneror.
Mengetahui ada orang yang mengancam Hesti karena mendukungnya, Aurelie pilu.
Aurelie merasa tak enak hati karena gara-garanya, sahabatnya jadi dapat ancaman dilaporkan ke polisi.
"Alasan kenapa sudah gak repost story dukungan, bahkan dari teman sendiri atau rekan artis, sederhana tapi penting.
Aku pernah repost story Teh Hesti. Setelah itu, sampai sekarang, Teh Hesti dan suaminya masih terus diancam. Dari DM, sampai ke WhatsApp.
Tentu tidak digubris. Tapi tetap saja, itu ganggu. Dan aku tidak enak.
Kalau aku yang diancam, aku bisa terima. Tapi kalau sampai orang lain ikut kena hanya karena berdiri di sampingku, itu berat.
Jadi kalau aku tidak repost, itu bukan karena tidak menghargai. Justru sebaliknya.
Dengan aku tidak repost, dia tidak tahu siapa saja yang mendukungku. Dan teman-temanku bisa tetap aman dari ancaman gak jelas.
Doa dan dukungan kalian sampai kok. Diam-diam, tapi kuat," ungkap Aurelie.
Terencam dilaporkan karena mendukung sahabatnya yang jadi korban grooming, Hesti cuek.
Komedian sekaligus presenter itu mengaku akan tetap mendukung Aurelie meskipun terancam dilaporkan.
"I’ll support you no matter what. Just be happy and enjoy being loved by so many people (Aku akan selalu mendukung kamu apapun resikonya. Senang dan nikmati hidup sebagai orang yang dicintai banyak orang ya). Sehat-sehat ya bumil sayangg," tulis Hesti kepada Aurelie di akun media sosialnya.
Buku Aurelie yang menceritakannya jadi korban child grooming, publik dibuat penasaran dengan sosok Bobby, sang terduga pelaku.
Belakangan, publik ramai menduga bahwa sosok Bobby adalah aktor Roby Tremonti.
Dugaan tersebut bersumber dari kisah Roby yang mengaku pernah menikah dengan Aurelie di tahun 2011.
Kala itu umur Aurelie baru 18 tahun.
Namun pernikahan itu dibantah keras oleh Aurelie.
Kata Aurelie, pernikahan yang diakui oleh Roby itu tidak sah di mata hukum.
Tak terima, Roby pun pernah viral karena ngotot mengakui pernikahannya dengan Aurelie adalah sah.
"Kalau ditanya pernah nikah enggak sih (sama Aurelie)? iya pernah nikah. Tapi kok sekarang intinya kan saya sekarang udah bilang, udah lah Aurelie lah enggak ada maksud saya gangguin Aurelie lagi, enggak ada. Saya tuh diundang klarifikasi," ungkap Roby Tremonti dalam tayangan Rumpi Trans TV beberapa bulan lalu.
Kini Aurelie telah menikah dengan Tyler Bigenho, Roby mengaku senang.
"Udah lah, Aurelie udah nikah sama suaminya, saya senang. Enggak ada niat untuk ribut lagi, enggak ada. Intinya dia udah bahagia, saya doain langgeng semoga cepat dapat momongan," pungkas Roby.
Tapi kini sosok Roby kembali jadi sorotan karena diduga sebagai sosok Bobby, terduga pelaku child grooming Aurelie.
Gusar dengan tudingan miring tersebut, Roby sempat membuat postingan soal buku karangan.
Roby mencari tahu lewat AI apakah seseorang yang mengarang cerita dalam buku itu bisa dilaporkan ke polisi atau tidak.
Roby juga mencari tahu soal apakah netizen yang mengecamnya juga bisa dipolisikan atau tidak.
"Apakah membuat buku karangan dengan tokoh nama yg disamarkan tapi isinya mengandung kebencian (bisa dipidana)," tulis Roby dalam prompt di AI.
"Dan apakah publik yang termakan fitnah dan mengecam tokoh tersebut serta ikut menyebarkan buku tersebut juga bisa dipidanakan?" tulis Roby dalam prompt di AI.