TRIBUNJOGJA-Pertanyaan “kapan nikah” seolah menjadi topik wajib yang hampir selalu muncul dalam berbagai situasi.
Mulai dari acara keluarga, pertemuan dengan kerabat jauh, hingga obrolan santai dengan teman lama.
Bagi sebagian orang pertanyaan ini mungkin terdengar ringan dan dianggap sebagai bentuk perhatian.
Namun bagi yang mengalami secara berulang kalimat sederhana tersebut bisa memicu rasa tidak nyaman, tertekan, bahkan lelah secara emosional.
Setiap individu memiliki perjalanan hidup, prioritas, dan kesiapan yang berbeda.
Termasuk dalam urusan pernikahan.
Tidak semua orang berada di garis waktu yang sama.
Dan tidak semua cerita hidup dapat diukur dengan patokan usia atau status.
Oleh karena itu, dibutuhkan cara menjawab yang tidak hanya sopan tapi juga bijak dan cerdas.
Agar percakapan tetap terjaga tanpa harus mengorbankan perasaan diri sendiri.
Balasan yang tepat dapat menjadi bentuk penghargaan terhadap diri.
Sekaligus penegasan bahwa keputusan besar seperti pernikahan layak dijalani dengan penuh kesadaran, kesiapan, dan ketenangan.
Berikut rekomendasi jawaban yang bisa digunakan saat ditanya "kapan nikah" agar terlihat tetap sopan dan tidak menyinggung siapapun.
1. “Sedang fokus jadi versi terbaik diri sendiri dulu.”
2. “Kalau waktunya sudah tepat, pasti dikabari.”
3. “Nikah itu soal kesiapan, bukan kejar-kejaran.”
4. “Doakan saja, semoga dimudahkan.”
5. “Masih menikmati proses hidup yang ada.”
6. “Pelan-pelan, semua ada waktunya.”
7. “Lebih baik menunggu tepat datang daripada terburu-buru.”
8. “Sedang belajar bahagia dengan diri sendiri.”
9. “Masih banyak hal yang ingin dipersiapkan.”
10. “Nikah bukan target, tapi komitmen besar.”
Baca juga: 25 Kalimat Balasan ketika Dipuji Cantik agar Tidak Terlihat Sombong
11. “Belum, tapi insyaallah kalau sudah siap.”
12. “Sekarang sedang fokus karier dan keluarga dulu.”
13. “Tidak ingin salah langkah hanya karena usia jadi harus berhati hati.”
14. “Sedang menunggu yang serius datang.”
15. “Jodoh pasti tidak kemana, jadi tunggu saja.”
16. “Lebih penting siap mental daripada sekadar cepat.”
17. “Masih menikmati hidup tanpa tekanan.”
18. “Nikah itu ibadah, jadi tidak mau main-main.”
19. “Percaya, rencana Tuhan selalu paling tepat.”
20. “Untuk sekarang aku ingin membahagiakan orang tua terlebih dahulu.”
21. "Aku sedang belajar mencintai diriku sendiri terlebih dahulu sebelum mencintai orang lain."
22. "Menikah bukan keputusan kecil, jadi harus dipikirkan matang matang."
23. "Tidak apa apa terlambat asalkan mendapatkan orang yang tepat."
24. "Aku ingin mendapatkan pasangan yang tepat jadi memilihnya harus hati-hati."
25. "Aku sedang memantaskan diri untuk bisa mendapatkan jodoh yang sesuai tipe ku juga."
(MG/Fatimah Zahra)